Temu Rantau Flores di Tanah Bertuah Penuh Keakraban, Walikota Pinang Hadiri di Senggarang

Perantauan Flobamora menggelar temu keakraban di Senggarang, Tanjungpinang. Hadir Walikota Lis Darmansyah. Acara berlangsung penuh keakraban

Temu Rantau Flores di Tanah Bertuah Penuh Keakraban, Walikota Pinang Hadiri di Senggarang
tribunbatam/thom limahekin
Suasana temu perantauan Flobamora di Tanjungpinang, Minggu (15/1/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-"Flobamora tanah airku yang kucinta. Tempat beta dibesarkan ibunda. Meski lama jauh di rantau orang. Beta ingat mama janji pulang e..."

Larik-larik lagu itu keluar dari mulut para perantau Flores di pelataran Senggarang, Minggu (15/1/2017) siang.

Kebanyakan mereka menunduk. Raut wajah mereka tampak begitu haru ketika lagu ini dilantunkan.

"Biarpun tanjung teluknya, jauh terpeleh nusaku. Tapi selalu terkenang di kalbuku. Anak Timor main Sasando dan bernyanyi 'Bolelol'. Rasa girang dan berdendang, pulang e....".

Riuh tepuk tangan menggema kala lagu ini berakhir.

"Bagaimana mau pulang. Di sini ada nona-nona Melayu," celetuk Dola, pria asal Ende yang ikut memandu orang melantunkan lagu ini.

Semua yang pun tertawa. Ada yang menganggukkan kepala. Yang lain bertepuk tangan.

Yah, mereka sepakat akan hal ini: menjadi orang Flores di tanah Melayu.

Atas alasan itu, mereka lalu menyebut acara tersebut dengan "Flobamorata Bintan. Temu Rantau Flores di Tanah Bertuah".

"Kita memang orang Flores, Sumba, Timor, Alor dan Lembata. Tetapi kita sudah berada di tanah Melayu," ucap pastor Frans Atbau, dalam perayaan ekaristi.

Halaman
123
Penulis: Thom Limahekin
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved