Pelindo Setuju Pelabuhan Internasional Karimun Pindah dari Taman Bunga, Syaratnya Ini!

Pelindo setuju pelabuhan internasional Karimun dipindahkan dari Taman Bunga, hanya Pelindo ingin Pemkab melibatkan pihaknya saat pembangunan nantinya

Pelindo Setuju Pelabuhan Internasional Karimun Pindah dari Taman Bunga, Syaratnya Ini!
Muhamad Yosli
Bupati Karimun Aunur Rafiq menyerahkan proposal relokasi pelabuhan internasional dan domestik Karimun kepada Dirut PT Pelindo I (Persero) Medan saat kunker, Selasa (17/1/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN – Langkah Pemkab Karimun untuk merelokasi pelabuhan internasional dan domestik Karimun dari Taman Bunga ke Tanjung Penagak, Kecamatan Karimun semakin mulus.

Itu setelah Bupati Karimun, Aunur Rafiq melakukan lawatan ke kantor PT Pelindo (Persero) I di Medan, Sumatera Utara sejak Senin (16/1/2017).

Dalam pertemuan yang dihadiri Direktur Utama (Dirut) PT Pelindo I Medan, Bambang Eko menginginkan pihaknya dilibatkan lebih jauh dalam rencana relokasi yang dari awal dirancang Pemkab Karimun bersama Pemprov Kepri tersebut.

Menindaklanjuti persetujuan itu, baik Rafiq maupun Bambang Eko juga sepakat segera menuangkannya ke dalam kesepakatan kerjasama yang akan diteken kedua pihak dalam waktu dekat ini di Karimun. Bambang Eko juga sudah menyatakan kesediannya untuk datang ke Karimun.

“MoU dalam waktu dekat ini diteken kedua pihak. Rencananya di Karimun, pak Bambang Eko (Dirut PT Pelindo I Medan) bersedia untuk datang langsung,” kata Kadisperindag, UKM, Koperasi dan Energi Sumber Daya Mineral Karimun, Muhammad Yosli, Selasa (17/1/2017) dari Medan.

Namun begitu, Yosli mengaku belum tahu perihal pembagian kerja rencana relokasi kedua pelabuhan kebanggaan masyarakat Kabupaten Karimun itu. Hanya saja ia menyebut relokasi akan diawali dengan perencanaan dan konsultasi dengan konsultan.

“Tunggu report dari konsultan dulu. Belum tahu (konsultan),” katanya.

Wacana relokasi pelabuhan internasional dan domestik Tanjungbalai Karimun dari Taman Bunga ke Tanjung Penaga pertama kali dilontarkan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Ia melihat pelabuhan itu saat ini sudah kurang representatif.

Apalagi dalam beberapa tahun terakhir, jumlah warga yang menggunakan kedua pelabuhan tersebut terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data PT Pelindo I Medan Cabang Tanjungbalai Karimun, mobilisasi warga di kedua pelabuhan tersebut masuk yang tertinggi di Indonesia.

Sementara untuk dilakukan penambahan sarana dan prasarana cukup riskan dilakukan karena kedua pelabuhan yang berdampingan itu dikepung bangunan lain disekelilingnya. Sebelah kanan diapit hotel Holiday, sebelah kiri diapit pelabuhan bongkar-muat dan bagian depan hotel Taman Bunga, kantor KSOP, Mapolsek Balai dan perumahan dinas Polres Karimun.

Sehingga jalan satu-satunya adalah relokasi. Pemkab Karimun sudah menyiapkan lahan di Tanjung Penaga sekitar 7 Kilometer dari lokasi yang sekarang. Apalagi Tanjung Penaga memang disiapkan Pemkab Karimun sebagai kawasan kota baru yang langsung menghadap ke laut.

Pertemuan di Medan itu turut dihadiri Kadishub Fajar Harison Abidin, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kamarulazi dan Dirut BUP Karimun. Sementara dari tuan rumah sendiri ada Direktur Keuangan Syahputra Sembiring, GM PT Pelindo I, Herman yang sekaligus merangkat Senior Secretary dan Senior Manager Robert Sinaga. (*) 

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved