Usai Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Bakamla, Fahmi Habsyi Lari Terbirit-birit

Ia langsung lari ke arah Pasar Festival Kuningan begitu awak media mendekatinya di depan kantor KPK. Lari Fahmi makin kencang saat media mengejarnya

Usai Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Bakamla, Fahmi Habsyi Lari Terbirit-birit
Tribunnews
Fahmi Habsy 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Untuk kali ketiga, Ali Fahmi alias Fahmi Habsyi diperiksa penyidik KPK sebagai saksi dalam kasus suap proyek satelit monitoring pada Badan Keamanan Laut (Bakamla), Selasa (24/1/2017).

KPK terus menggali keterangan Fahmi lantaran berperan sebagai perantara pemberi dan penerima suap proyek tersebut.

Sosok Fahmi Habsy yang mengenakan kaos berkerah kuning cokelat diketahui awak media saat beranjak meninggalkan kantor KPK usai menjalani pemeriksaan sekitar pukul 20.00 WIB.

Namun, ia langsung berlari ke arah Pasar Festival Kuningan begitu awak media mendekatinya di depan kantor KPK.

Lari Fahmi makin kencang saat awak media berusaha mengejarnya.

Ia sempat menutupi wajahnya dengan tas slempang saat juru kamera mengabadikan wajahnya.

Kasus suap proyek satelit monitoring pada Badan Keamanan Laut (Bakamla) 2016 senilai Rp 220 miliar terungkap setelah tim KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 14 Desember 2016 lalu.

Empat orang ditetapkan sebagai tersangka dengan barang bukti uang diduga suap Rp2 miliar.

Keempatnya, yakni Deputi Informasi, Hukum dan Kerjasama (Deputi Inhuker) Bakamla, Eko Susilo Hadi, selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

Kemudian dua pejabat PT MTI, Muhammad Adami Okta dan Hardy Stefanus.

Halaman
12
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved