Heboh! 7 Tahanan Narkoba Jebol Tembok Penjara Milik Bareskrim, Begini Kronologi Kaburnya Mereka

Heboh! Tujuh tahanan narkoba ini bobol dinding dan kabur dari tahanan Bareskrim Mabes Polri. Ini kejadiannya!

Heboh! 7 Tahanan Narkoba Jebol Tembok Penjara Milik Bareskrim, Begini Kronologi Kaburnya Mereka
SHUTTERSTOCK
ilustrasi tahanan kabur 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Tujuh tahanan Direktorat Tindak Pidana (Dirtipid) Narkotika Bareskrim Polri kabur dari penjara di markas Dirtipid Narkotika, Cawang, Selasa (24/1/2017) dini hari.

Muncul dugaan kaburnya ketujuh tahanan narkoba tersebut karena kelengahan petugas.
Direktur Dirtipid Narkotika, Brigjen Eko Daniyanto, mengatakan para tahanan kabur setelah menjebol dinding tahanan dengan sebuah besi.

"Pada saat pemeriksaan pukul enam pagi, saat petugas mengecek tahanan, baru diketahui mereka sudah tidak ada," terang Eko.

Pada dinding sel, ditemukan lubang berdiameter sekitar 30 centimeter persegi atau seukuran badan.

Berikut identitas tujuh tahanan tersebut:
1. Azizul alias Izul (30), tersangka sabu
2. Ridwan R alias Mame (22), tersangka sabu
3. Cai Chang alias Antoni (49), tersangka sabu
4. Anthony alias Ridwan (33), tersangka ganja
5. Amiruddin alias Amir (37), tersangka ganja
6. Ricky Felani alias Ruslan (30), tersangka ganja
7. Sukma Jaya alias Jaya (34), tersangka ganja

Mereka seluruhnya menempati ruang tahanan nomor lima.

"Alat yang digunakan menjebol tembok dengan menggunakan besi sepanjang 30 centimeter," imbuh Eko.

Begitu keluar dari dalam ruang tahanan, pelaku memanfaatkan pakaian dan kain yang mereka miliki untuk menutup kawat berduri.

Kawat itu terpasang di atas tembok setinggi tiga meter yang membatasi kantor (Dirtipid) Narkotika Mabes Polri dengan Rumah Sakit Otak Nasional.

Usai melompati tembok berduri, pelaku berjalan lenggang ke halaman parkir RS Otak Nasional.

Halaman
123
Editor:
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved