Rapor Indonesia Masih Merah Indeks Persepsi Korupsi, Urutan ke-90 dari 176 Negara

Indeks korupsi di Indonesia hanya mengalami sedikit kenaikan skor sejak tahun 2012 dan 2013 (32), 2014 (34), 2015 (36) dan tahun 2016 dengan skor 37.

Rapor Indonesia Masih Merah Indeks Persepsi Korupsi, Urutan ke-90 dari 176 Negara
rri.co.id
Ilustrasi vonis hakim 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, LONDON - Indonesia masih berada di papan bawah Indeks Persepsi Korupsi berdasarkan survei Transparansi Internasional (TI) atau International Transparency.

Dari publikasi terakhir TI, Rabu (25/1/2017), Indonesia berada di peringkat ke-90 dari 176 negara tahun 2016.

Indonesia berada di urutan ke-90 bersama Kolombia, Liberia, Maroko dan Macedonia dengan skor 37 dalam rentang penilaian dari 0-100.

Indeks korupsi di Indonesia hanya mengalami sedikit kenaikan skor sejak tahun 2012 dan 2013 (32), 2014 (34), 2015 (36) dan tahun 2016 dengan skor 37.

Negara dengan skor tertinggi adalah Denmark (90), Selandia Baru (90) dan Finlandia (89).

Sedangkan di Asia Tenggara, negara dengan peringkat tertinggi indeks korupsinya tetap dipegang oleh Singapura (urutan 7/ dengan skor84), Brunei Darussalam (41/58), Malaysia (55/49).

Sedangkan negara Asia Tenggara yang berada di bawah Indonesia adalah Filipina dan Thailand sama-sama di urutan (101/35), Vietnam (113/33), Laos (ke-123/30), Myanmar (136/28) dan Kamboja (156/21).

Negara terbuncit adalah Somalia dengan skor 10.

Lembaga itu dalam situs resminya menyebutkan, www.transparency.org menyebutkan, negara- negara yang peringkatnya rendah masih disebabkan oleh persoalan klasik.

Yakni, ketidakpercayaaan terhadap lembaga-lembaga publik dan buruknya fungsi lembaga hukum seperti polisi dan pengadilan.

Halaman
12
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved