Penemuan Mayat di Bintan

Lantamal Evakuasi Mayat di Teluk Sumpat, Jenis Kelamin Pria. Ini Penampakannya!

Lantamal kembali evakuasi mayat di perairan Bintan, persisnya di Teluk Sumpat. Apakah korban kapal TKI tenggelam?

Lantamal Evakuasi Mayat di Teluk Sumpat, Jenis Kelamin Pria. Ini Penampakannya!
Lantamal Tanjungpinang
Petugas Lantamal Tanjungpinang mengevakuasi temuan mayat di perairan Teluk Sumpit, Bintan, Kamis (26/1/2017) 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BINTAN-KRI Lemadang (LDG) 632 mengevakuasi sesosok mayat laki-laki mengapung di perairan utara teluk Sumpat pulau Bintan, Kamis (26/1/2017).

Komandan Lantamal IV Laksma TNI S. Irawan, mengatakan sesosok mayat itu ditemukan saat KRI Lemadang-632 dengan Komandan KRI Mayor Laut (P) Faisal sedang melaksanakan patroli.

Awak KRI menemukan kontak benda terapung seperti mayat pada posisi 01 15 55 U -104 28 19 T perairan teluk Sumpat atau berjarak 7,1 Nm dari Tanjung Berakit sebelah utara pulau Bintan.

“Setelah didekati dan dipastikan kontak tersebut adalah sesosok mayat, dari identifikasi awal mayat berjenis kelamin laki-laki berumur + 40 tahun dan diperkirakan meninggal sudah lebih dari tiga hari,” jelas Irawan, Kamis siang.

Menjawab pertanyaan beberapa media apakah penemuan mayat laki-laki tersebut mempunyai keterkaitan dengan peristiwa kecelakaan tenggelamnya speed boat membawa TKI di perairan Malaysia beberapa hari lalu,

“Hal ini belum bisa dipastikan, yang jelas saat ini arus laut bergerak dari utara menuju selatan sehingga kemungkinan jenazah terbawa arus laut sampai ke perairan Berakit bisa saja terjadi, namun hal itu masih sebatas perkiraan,” ujar Danlantamal dalam rilis ke Tribun, kemarin.

Untuk memastikan identitas dan penyebab kematian, jenazah akan dievakuasi menuju dermaga Fasharkan Mentigi untuk selanjutnya dibawa RSUD Tanjung Uban guna proses identifikasi.

Laksma TNI S Irawan menambahkan tim WFQR Lantamal IV akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait dalam hal ini Kepolisian untuk menyelidiki perihal penemuan mayat yang akhir-akhir ini sering terjadi di wilayah Kepri. (*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved