Breaking News:

Jelang Imlek, Pemko Tanjungpinang Serahkan Bingkisan Imlek ke 47 RT dan RW Tionghoa. Ini Isinya!

Jelang Imlek, Pemko Tanjungpinang melalui Wawali Syahrul menyerahkan bingkisan Imlek kepada RT dan RW Tionghoa. Ini isi bingkisannya!

Penulis: | Editor:
Tribunbatam/M Ikhwan
Wakil Walikota Pinang Syahrul serahkan bingkisan Imlek dari Pemko ke perwakilan RT dan RW Tionghoa di Tanjungpinang, Jumat (27/1/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG- Sebanyak 47 Ketua RT dan Ketua RW Tionghoa Se-Kota Tanjungpinang menerima bingkisan berupa sembako dari Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Mereka berasal dari empat kelurahan yaitu Tanjungpinang Kota sebanyak 27 orang, Kelurahan Senggarang tujuh orang, Kelurahan Kamboja 10 orang dan Kelurahan Kampung Bulang tiga orang.

Sembako tersebut merupakan kado yang diberikan Pemko Tanjungpinang kepada mereka yang merayakan Tahun Baru Imlek 2568. Penyerahan sembako dilakukan oleh Wakil Walikota Tanjungpinang Syahrul di Aula Bulang Linggi, Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Tanjungpinang, Jumat (27/1/2017).

Adapaun bingkisan yang diserahkan tersebut berisi gula dua kilogram, tepung terigu dua kilogram, kacang tanah satu kilogram, minyak goreng dua kilogram, sirup dua botol, mentega satu kilogram, susu manis dua kaleng.

Wakil Walikota Tanjungpinang Syahrul dalam sambutannya menjelaskan bantun tersebut memang tidak seberapa. Namun hal tersebut merupakan kepedulian pemerintah terhadap perangkat RT dan RW yang telah membantu tugas pemerintah. "Setidaknya ini bisa membantu mengurangi beban Bapak Ibu dalam menyambut hari raya Imlek," katanya.

Syahrul juga berpesan kepada Ketua RW dan RT yang merupakan ujung tombak pemerintahan, untuk semakin giat dalam melaksanakan tugas yang diamanahkan utamanya dalam menjaga Tanjungpinang agar tetap kondusif. "Ini yang harus ditingkatkan," katanya.

Syahrul juga meminta khusus kepada RT dan RW di wilayan Kelurahan Tanjungpinang Kota untuk ikut peduli menjaga kebersihan lingkungan. Karena yang menjadi perhatian kawasan Kelurahan Tanjungpinang Kota adalah masalah sampah laut. Oleh karena itu perangkat RT dan RW harus mesosialisasikan kepada warganya untuk tidak membuang sampah ke laut.

Sementara itu, Ahmad Nur Fatah ketua Panita Pelaksana menjelaskan bantuan tersebut dianggarkan dalam DPA 2017. Tujuannya sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap apa yang telah dilakukan RT dan RW selama ini. (*) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved