Gaji dan Insentif Tak Jelas, Guru Honorer Kabupaten Bintan Tetap Setia Mengajar

Meski gaji dan insentif tak jelas, guru honorer di Bintan masih setia mengajar

Gaji dan Insentif Tak Jelas, Guru Honorer Kabupaten Bintan Tetap Setia Mengajar
ilustrasi
ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN-Meski belum mendapatkan kepastian gaji dan insentif, para guru honorer asli kabupaten di sejumlah sekolah SMA di Bintan masih setia mengajar di sekolah masing masing.

Seperti diketahui, kewenangan pendidikan tingkat SMA diambil alih provinsi, serta merta juga mengubah sistem gaji dan intensif bagi guru honorer kabupaten yang ada.

Data Dinas Pendidikan Bintan tenaga pengajar guru status honor yang dilimpahkan ke provinsi berjumlah 250 orang. Dari jumlah itu, jumlah 87 guru merupakan honorer asli kabupaten. Dan ada 96 guru diangkat dan dibiayai melalui komite sekolah. Sedangkan sisanya yang berjumlah 67 merupakan guru honorer provinsi yang bertugas mengajar di Bintan.

Jumlah 87 honorer asli kabupaten ini yang tengah berjuang untuk mendapatkan gaji dan inetensif pasca pelimpahan kewenangan pendidikan menengah dilimpahkan ke provinsi. Para guru tersebut tersebar di sejumlah SMA dan SMK di Bintan. Keberadaan mereka sangat dibutuhkan dalam membantu sekolah sekolah yang masih terbatas tenaga pengajar.

Di SMAN 2 Bintan, salah satunya terdapat tiga guru honorer. Ketiga guru itu yakni guru Bahasa Inggris, guru olahraga, dan guru IPS. Kepala Sekolah SMAN 2 Bintan melalui perwakilan sekolah Jeppry Irawan mengatakan, keberadaan guru honorer di sekolahnya selama ini sangat membantu dalam mengatasi keterbatasan guru dengan jumlah kelas yang cukup banyak.

“Sangat terbantu, apalagi untuk mata pelajaran bahasa Inggris, selama ini kurang. Nah dengan teman teman honorer, kekurangan itu bisa tertutupi,”kata dia, Minggu (29/1/2017).

Perihal guru dan tunjangan mereka, memang kata dia sedang dinantikan. Namun selama menanti kejelasan nasib tunjangan dan gaji, kegiatan mengajar guru honor masih tetap dilakukan seperti biasa. Para guru honorer tetap semangat mengajarkan ilmu yang dimilikinya kepada siswa. “Sejauh ini, teman teman masih setia dan semangat mengajar,” kata dia.

Para guru honorer itu tengah mempersiapkan rencana seleksi yang akan digelar oleh Disdik Kepri sebelum akhirnya mendapat intensif dan gaji seperti guru lainnya. Namun itu masih menunggu keputusan selanjutnya menegnai seleksi tersebut. (*) 

Penulis: Aminnudin
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved