KPK Tangkap Hakikim MK

Temuan Mengejutkan Saat KPK Menggeledah Kantor Pengusaha Penyuap Patrialis Akbar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledah di empat lokasi terpisah terkait kasus suap Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Patrialis Akbar.

Temuan Mengejutkan Saat KPK Menggeledah Kantor Pengusaha Penyuap Patrialis Akbar
Tribunnews/Theresia Felisiani
Basuki Hariman usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK, Jumat (27/1/2017). 

Laporan Theresia Felisiani

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledah di empat lokasi terpisah terkait kasus suap Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Patrialis Akbar.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah menuturkan empat lokasi yang digeledah yakni rumah Basuki Hariman di Pondok Indah, rumah Patrialis Akbar di Cipinang, ruang kerja Patrialis di Mahkamah Konstitusi, dan kantor Basuki di Jakarta Utara.

Hasil dari penggeledahan di sejumlah tersebut, KPK menemukan dan menyita sejumlah dokumen transaksi keuangan.

"Kami dapatkan juga dokumen transaksi keuangan perusahaan dan bukti kepemilikan perusahaan," ucap Febri, Senin (30/1/2017) di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Febri melanjutkan, dari pemeriksaan itu, penyidik juga menemukan 28 cap atau stampel yang bertuliskan nama kementerian yakni Kementerian Pertanian dan Kementerian Kesehatan.

Selain itu, ada pula stampel dari Direktorat Jenderal Kesehatan dan Peternakan Hewan.

Bahkan turut disita pula, label halal dari organisasi internasional beberapa negara pengekspor daging seperti Australiaan Halal food of Victoria, Queenslaan, Kanada dan Cina.

KPK akan mempelajari seluruh stampel dan untuk apa keberadaannya di kantor Basuki.

"KPK akan mempelajari soal keberadaan stempel atau cap yang berasal dari negara atau organisasi yang bergerak di sertifikasi halal dan importasi daging berhubungan dengan importasi daging," tegasnya.

Halaman
12
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved