Orang Hilang di Bintan

Dikabarkan Hilang sejak 4 Hari, Warga Cari Korban hingga Sungai Ladi Tanjungpinang

Sudah empat hari warga Bintan Bunyu turun mencari korban ke Sungai Buyung hingga ke perairan Tembeling, bahkan lanjut Sungai Ladi dekat Pinang

Dikabarkan Hilang sejak 4 Hari, Warga Cari Korban hingga Sungai Ladi Tanjungpinang
tribunbatam/aminnudin
Seorang warga saat proses pencarian warga hilang di Sungai Buyung, Kamis (2/2/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN-Tiga personel Resque dari Badan Sar Nasional (Basarnas) Tanjungpinang siaga di posko di bawah Jembatan penyeberangan Kangboi Kamis (1/2/2017) begitu mendapat laporan warga tentang adanya warga yang hilang di seputaran sungai Buyung.

Suhendro (84) atau Pekkia, warga Desa Bintan Bunyu itu dikabarkan hilang sudah empat hari di sekitaran sungai Buyung. Informasi dari warga, korban hilang dan tak kembali saat melaut. "Sudah empat hari, kami sudah cari kemana mana,"kata salah satu warga yang mengaku teman dari anak korban yang hilang pada kamis sore.

Bayangan matahari sudah tenggelam saat dia dan petugas Sar ditemui Tribun melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai. Di bawah jembatan Kangboi tiga personel lain mendirikan posko pencarian.

Keterangan dari petugas SAR di lapangan yang melakukan penyisiran di bantaran sungai Buyung pada pukul 18.00, di lokasi diperkirakan hilang, telah ditemukan sebuah sampan. "Kami baru saja mendapat informasi, teman teman yang melakukan penyisiran dengan perahu karet di lokasi sungai telah menemukan sampan, tapi tak ada korban di situ hanya sampan,"kata Reza, salah satu petugas Sar di Posko.

Belum bisa dipastikan, apakah sampan yang teronggok di tengah sungai tanpa pemilik adalah milik korban. Namun diduga kuat, itu adalah milik korban.

Menurut keterangan Reza, korban berdasarkan keterangan keluarga korban, sudah menghilang sejak empat hari lalu atau pada Minggu (29/12) kemarin. Dia tak pulang pulang usai turun mancing di sungai Buyung yang dikelilingi bakau. Lama tak pulang keluarga pun mencari.

"Kami sendiri dari SAR baru mendapatkan laporan itu baru hari ini (Kamis) pagi dari warga. Begitu dapat laporan kami langsung ambil peralatan dan turun ke lokasi,"kata dia.

Warga sendiri sejak dinyatakan hilang pada Minggu kemarin selama empat hari juga sudah melakukan penyisiran menelusuri aliran sungai hingga ke perairan Tembeling, bahkan sungai Ladi, Kecamatan Teluk Bintan yang jaraknya sudah mendekati Kota Tanjungpinang. Namun hasilnya nihil. Tanda tanda keberadaan Suhendro tak nampak sama sekali.

"Harapan kami dari SAR bisa melakukan pencarian sampai ketemu. Namun, sesuai standar operasional (SOP) di SAR, jika sudah sampai sepekan atau 7 hari tak ketemu, pencarian dihentikan,"ungkap Reza. (*)

Penulis: Aminnudin
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved