Ibu Sudah Meninggal. Empat Kakak Beradik yang Lumpuh Ini Hidup Menyedihkan

Sejak ibu mereka meninggal dunia pada November 2016, keempat kakak beradik tersebut hanya diasuh oleh sang ayah

Ibu Sudah Meninggal. Empat Kakak Beradik yang Lumpuh Ini Hidup Menyedihkan
KOMPAS TV/MANSUR
Kondisi empat kakak beradik penderita lumpuh layu di Desa Barati, Pamona Tenggara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, POSO - Sebuah keluarga yang tinggal di pelosok Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, hidup dalam kondisi menyedihkan.

Empat kakak beradik dalam keluarga itu mengalami kelumpuhan sejak berusia kanak-kanak tahun.

Keempat anak itu lahir dari suami-istri Bantua Burungudju (70) dan Laurina Tampusu.

Anak tertua bernama Yerid Burunguju (48) dan adik-adiknya Lonis (35), Ebit(33), serta Nigar (31). Keempatnya menderita lumpuh.

Sejak ibu mereka meninggal dunia pada November 2016, keempat kakak beradik tersebut hanya diasuh oleh sang ayah mereka yang sudah renta.

Keluarga yang lain maupun warga sekitar ada kalanya datang membantu untuk memandikan serta memberi makan ala kadarnya.

Hampir sepanjang hidup, mereka hanya terbaring lemah di salah satu kamar yang terbuat dari anyaman bambu beralaskan tikar.

Desa Barati tempat mereka tinggal adalah wilayah terpencil yang berjarak sekitar 80 kilometer atau 3 jam perjalanan dari ibu kota Kabupaten Poso.

Keluarga ini hidup dalam kemiskinan. Dinas Kesehatan sudah membantu, meski demikian kondisi mereka tidak mengalami perubahan.

Bantua mengatakan, keempat anaknya lahir dalam kondisi normal. Mereka dapat berjalan ketika berusia di atas satu tahun.

Halaman
12
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved