Bikin Merinding! Kebal Dibacok Parang, Pria Ini Tewas Setelah Ditikam Pisau dari Kuburan

Kebal dibacok parang, pria ini tewas setelah ditikam pakai pisau dari kuburan. Ini kehebohannya!

Bikin Merinding! Kebal Dibacok Parang, Pria Ini Tewas Setelah Ditikam Pisau dari Kuburan
Sriwijaya Post/Sugih Mulyono
Tampak dalam adegan rekonstruksi tersangka meninggalkan korban setelah korban tersungkur akibat ditusuk menggunakan pisau 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG-Kesal lantaran kepalanya sempat dipukul menggunakan botol oleh Dolli Dahanu (20) warga Jalan Muhajirin III RT 02 Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang, membuat Suryanto alias Yanto (21), kesal dan naik pitam hingga akhirnya nekat membacoknya menggunakan parang.

Namun, lantaran Dolli dibacok tidak mempan. Yanto yang sudah tersulut emosi pun langsung memutar otaknya untuk mengambil pisau di rumahnya.

Warga yang tinggal di Jalan Puncak Sekuning Lorong Timor RT 01/1 Kelurahan Lorok Pakjo Kecamatan IB I Palembang ini mengambil pisau yang sudah berkaratan akibat lama ditancapkan di tanah kuburan.

Benar saja, setelah Yanto kembali menghampiri Dolli yang berada tidak jauh dari rumahnya dan menusukan pisau tersebut sebanyak dua kali, Dolli pun akhirnya langsung tumbang hingga meninggal dunia.

Hal tersebut terlihat pada adegan rekonstruksi yang dilakukan Polsekta IB I Palembang terhadap korban Dolli dan tersangka Yanto, Kamis (2/2/2017).

Kapolsekta IB I Palembang, Kompol Handoko Sanjaya, menjelaskan, rekonstruksi ini digelar untuk melengkapi berkas tersangka dan juga untuk mengetahui secara jelas bagaimana terjadinya kejadian ini.

"Berdasarkan hasil rekonstruksi, diketahui kejadian tersebut karena salah paham antara korban dan tersangka kemudian terjadi keributan dan membuat korban merenggang nyawa," jelasnya.

Dikatakannya, kejadian tersebut terjadi sudah sejak sekitar satu tahun yang lalu, sedangkan tersangka berhasil diamankan pada Rabu (26/5/1/2017) sekitar pukul 00.00 lalu di Jalan Riau tidak jauh dari rumahnya.

"Awalnya kita hendak melakukan penangkapan terhadap seorang yang diduga pengedar narkoba," kata dia.

"Namun, saat digrebek rombongannya ada sekitar lima orang berhasil kabur dan hanya mendapatkan tersangka dan setelah diperiksa lebih lanjut tersangka ternyata terlibat kasus pembunuhan ini. Akibat ulahnya tersangka dikenakan Pasal 338 KUHP," terangnya.

Halaman
12
Editor:
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved