Masalah Batas Bintan-Tanjungpinang Ibarat Benang Kusut, Kata Wabup Dalmasri Syam

"Ibarat benang kusut, menguraikannya perlu pelan-pelan. Jangan buru-buru," kata Dalmasri

Masalah Batas Bintan-Tanjungpinang Ibarat Benang Kusut, Kata Wabup Dalmasri Syam
TRIBUNBATAM/AMINNUDIN
Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam menyatakan, tidak mudah mengurai masalah sengketa lahan yang melibatkan dua wilayah yang bertetangga.

"Ibarat benang kusut, menguraikannya perlu pelan-pelan. Jangan buru-buru," kata Dalmasri, Senin (6/2/2017).

Dalmasri mengatakan, dia sudah memerintahkan Tim Investigasi Permasalahan sengketa lahan di Kecamatan Toapaya untuk melakukan pertemuan dengan pejabat Pemko Tanjungpinang.

"Saya sudah meminta tim melakukan koordinasi yang baik dengan pihak Pemko Tanjungpinang.

Koordinasi yang dilakukan adalah bertemu dengan pejabat-pejabat di sana, mulai dari kelurahan, camat, mungkin juga kepala dinas terkait, termasuk juga komunikasi pimpinan daerah, bupati dan pak walikota,"kata Dia.

Dengan komunikasi dimaksud, Bupati Bintan Apri Sujadi dan Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah akan diupayakan duduk bersama membahas masalah lahan wilayah masing masing.

Sengeketa tapal batas Bintan-Tanjungpinang memanas belakangan setelah Tim Investigasi Permasalahan Sengketa Lahan yang dibentuk Pemkab Bintan menemukan hal mencengangkan.(*)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Selasa, 7 Februari 2017

Penulis: Aminnudin
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved