Mengenaskan! Pemuda di Klaten Dirantai Selama Dua Tahun di "Kandang", Ini Kisahnya

Gara-gara suka ini, pemuda ini dirantai di tempat layaknya kandang. Ini kisahnya yang mengenaskan

Mengenaskan! Pemuda di Klaten Dirantai Selama Dua Tahun di
Facebook/ Erik Bernabeu
Kondisi memprihatinkan Wawan, pemuda yang dipasung di Jogonalan, Klaten 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, KLATEN-Hidup terjerat rantai sehingga tak dapat bergerak kemanapun dialami oleh seorang pemuda asal Klaten, Jawa Tengah.

Ia sudah dipasung selama dua tahun karena mengalami gangguan jiwa dan sering mengamuk orang-orang di sekitarnya.

Kondisi memprihatinkan Wawan, nama pemuda itu, diceritakan neter bernama Erik Bernabeu di grup Info Seputar Klaten, Senin (6/2/2017).
Ia mengaku sebagai teman Sekolah Menengah Atas (SMA) pemuda malang itu.

Dari foto yang diunggah Erik, nampak Wawan dipasung di sebuah bangunan berdinding bambu yang lebih mirip seperti kandang.

Salah satu sisi dindingnya terbuka, sehingga tak terbayangkan bagaimana dinginnya, bila saat malam hari ia juga tidur di situ.

Kala dipotret, Wawan sedang tertidur di lantai beralaskan tikar, memakai selimut sarung dan kaki kanannya terlilit rantai.

"Namanya Wawan. Teman saya sekolah waktu SMA. Sudah sekitar 11 tahun dipasung karena gangguan jiwa/gila. Waktu belum dipasung, kalau kumat sering ngamuk. Membahayakan warga. Alamatnya: Joton, Joton, Jogonalan, Klaten," tulis Erik.

Beberapa neter yang melihat postingan ini tak tega dengan kondisi Wawan. Mereka bahkan langsung tergerak untuk mengunjungi rumah Wawan dan memberitahu pihak-pihak terkait.

Dari komentar sejumlah netizen pagi ini, Selasa (7/2/2017), diketahui bahwa Dinas Sosial, Polsek dan perangkat desa setempat sudah mendatangi rumah Wawan untuk segera menindaklanjuti masalah ini. Menurut Ratu Dugem Rent Car, Wawan sempat mengamuk saat dikunjungi.

"Semoga cepat dapat penanganan yang lebih. Walaupun keluarga. Warga juga sudah berusaha," kata Ratu Dugem.

Sedangkan menurut Cheff Oval yang mengaku sebagai tetangganya, Wawan baru dipasung selama dua tahun. Hal ini juga dibenarkan Erik, yang mengaku salah mendengar informasi dari ibu Wawan.

"Iya mas. Mungkin waktu itu saya salah dengar waktu ngobrol sama ibunya. 11 tahun itu sakitnya," sahut Erik di komentar. (*)

Editor:
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved