Banjir dan Longsor di Bali

Warga Tonja Panik Sungai Ayung Meluap saat Tidur Lelap, Rumah Dipenuhi Lumpur

Biasanya kami mau ke pasar jam segitu. Tapi kemarin ada tetangga yang bangunin saya, dibilang airnya sudah tinggi. Kami langsung panik

Warga Tonja Panik Sungai Ayung Meluap saat Tidur Lelap, Rumah Dipenuhi Lumpur
Tribun Bali
Keluarga menangis di samping jernazah korban longsor di Desa Songan, Kintamani, Bali, Sabtu (11/2/2017). 

Tribun Bali/Rizal Fanany
 
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Aliman terkejut saat tetangganya menggedor pintu rumahnya dan mengabarkan jika sungai Ayung meluap.

Benar saja, saat ia bangun air makin tinggi, Alimin makin panik, terlebih anaknya masih tertidur.

Sejumlah wilayah di Provinsi Bali didera banji dan longsor di sejumlah wilayah.

Sebanyak 12 orang tewas tertimbun longsor di Bangli, Kintamani.

Warga Gang Permata Ayung, Banjar Oongan, Tonja, Denpasar, Baliitu langsung bangun dan mendapati air sungai Ayung yang berada di sebelah rumahnya meninggi.

Dia panik saat melihat anak, dan istrinya, beserta tiga orang anak buahnya masih tidur.

Maklum saja, Jumat (10/2/2017) itu waktu masih menunjukkan pukul 00.30 Wita.

Saat dimana anak dan istrinya masih tertidur lelap.

Dengan sekejap Alimin kemudian membangunkan mereka dan mengajaknya mengungsi.

"Biasanya kami mau ke pasar jam segitu. Tapi kemarin ada tetangga yang bangunin saya, dibilang airnya sudah tinggi. Ternyata benar airnya tinggi, kami langsung panik," kata Aliman, kepada Tribun Bali, kemarin.

Halaman
123
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved