10 Tahun Terbentuk, Effendi Simbolon Hadiri Syukuran Punguan Simbolon Dohot Boruna di Batam

Ketua PSBI Effendi Simbolon menghadiri syukuran Punguan Simbolon Dohot Boruna Indonesia di Batam. Ini curhatnya kepada anggota!

10 Tahun Terbentuk, Effendi Simbolon Hadiri Syukuran Punguan Simbolon Dohot Boruna di Batam
tribunbatam/anne maria
Effendi Simbolon, politisi PDIP saat menghadiri acara PSBI di Batam, Minggu (12/2/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- ‎Sepuluh tahun sudah sejak Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) Batam terbentuk, akhirnya Ketua PSBI Pusat, Effendi Simbolon kembali bisa bertatap muka dengan seluruh anggota PSBI se-Kota Batam itu di Aula Sekolah Harapan Utama, Minggu (12/2/2017) pagi.

"Sudah sepuluh tahun memang kita tidak datang ke wilayah Kepri. Memohon maaflah kami karena tidak sempat kemari. Hari ini saya senang kita bisa berkumpul lagi di perkumpulan kita ini. Bisa saling melihat, bertukar kabar," ujar Effendi saat menghadiri syukuran PSBI.

‎Meski perkumpulan ini bersifat organisasi kemasyarakatan yang moderen, namun ia mengakui kegiatan hari ini bukan karena ada agenda politik tertentu. Walaupun memang tidak ditampik oleh pria yang juga anggota Komisi I DPR RI itu bahwa pengelolaan organisasi PSBI hampir sama seperti organisasi politik.

"Anggotanya bisa beraspirasi dengan bebas, punguan kami ini tidak berafiliasi ke parpol tertentu. Walaupun memang dalam pengurusan organisasi kita hampir sama dengan organisasi politik, karena menganut azas demokrasi. Contohnya, kita memilih ketua saja dengan demokrasi, jadi bukan dipilih karena dia Kaya, ternama atau alasan-alasan seperti itu," ucap pria yang juga masuk dalam DPP PDI Perjuangan itu.

‎Effendi mengatakan selain untuk ajang bersilahturahmi, syukuran itupun dianggapnya penting untuk mendukung kehidupan bernegara. Apalagi, menurut dia, anggota PSBI pun datang dari beragam daerah, agama di seluruh Indonesia.

"‎Kita sudah ada di 106 wilayah di Indonesia, datang dari berbagai agama, Protestan, Katholik, Islam jadi nggak ada sekat-sekat. Makanya keberadaan kita juga penting untuk mendukung kehidupan bernegara. Kita datang dari berbagai elemen masyarakat juga," tuturnya.

Ia menyebutkan kepengurusan PSBI terbentuk di daerah bukan karena teritorial pemerintahan, tapi berapa besar KK di wilayahnya. Minimal ada 45 KK. Saat ini basis terbanyak berada di Samosir, baru menuju Dairi, lalu Medan.

"Di Jakarta sendiri juga besar, termasuk Kepri. Begitu juga di Batam, cukup banyak, makanya untuk mengelola ke bawahnya dibentuk sektor-sektor," ujarnya.

Selain menghadiri syukuran PBSI di beberapa kota di Kepri, Effendi pun menyebutkan dalam waktu dekat akan dilaksanakan Kongres PSBI yang ketiga di Jakarta.

"Tahun 2017 ini yang ketiga, agendanya kita akan melakukan pemilihan ketua baru, pembahasan AD/ART, dan banyak lagi. Kegiatan ini akan disempenankan juga dengan pesta bolon," ucapnya. (*) ‎

Penulis: Anne Maria
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved