Bikin Merinding! Jasad Korban Speedboat Tenggelam sempat Dikira Boneka. Ini Penampakannya!

Bikin merinding! Jasad bayi korban speedboat tenggelam di perairan Batuampar sempat dikira boneka sebelum dievakuasi. Ini penampakannya

Bikin Merinding! Jasad Korban Speedboat Tenggelam sempat Dikira Boneka. Ini Penampakannya!
kompas.com/sukoco
Evakuasi korban speedboat tenggelam di perairan Batuampar, Kabupaten Nunukan 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, NUNUKAN-Tim SAR dari Basarnas Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Minggu (12/2/2017), menemukan 1 jenazah balita yang diduga sebagai korban tenggelamnya speedboat yang terjadi di perairan Batu Payung Malaysia pada Selasa (7/2/2017).

Jasad yang diduga Nur Ainun (1) itu ditemukan berdasarkan informasi dari nelayan di pesisir Pantai Sei Manurung Sebatik Timur, Minggu, sekitar pukul 09.00 Wita.

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Nunukan Letkol Laut (P) Ari Aryono mengatakan, jasad yang diduga Nur Ainun itu pertama kali ditemukan oleh Kepala Dusun Sei Manurung, Samad Salvi, ketika hendak melihat hasil pukat yang ia pasang sekitar 3 hari lalu.

Karena kondisi ombak sedang tinggi, Samad harus menunggu air laut hingga surut. Saat itulah Samad melihat sosok mayat di pantai.

”Ia melihat sosok mayat anak kecil yang dikiranya sebuah boneka,” ujar Ari.

Warga kemudian melaporkan temuan jenazah tersebut ke Pos AL Sei Taiwan. Jenazah tersebut kemudian dibawa ke RSUD Kabupaten Nunukan.

''Sekitar Pukul 09.30 Tim BPBD tiba di TKP dan langsung di evakuasi menuju Nunukan," kata Ari.

Dengan ditemukannya jenazah Nur Ainun ini, diperkirakan tinggal satu jenazah korban tenggelamnya speedboat tersebut yang belum ditemukan.

Hingga Sabtu siang, korban speedboat tenggelam yang berhasil ditemukan oleh Tim SAR dari Malaysia maupun dari Indonesia sebanyak 14 orang.

Korban yang ditemukan Tim SAR dari Malaysia sebanyak 7 orang. Dari 7 korban itu, 4 orang di antaranya selamat, yaitu Budiaman Bin Muslimin (25), Hasmidah Binti Masaniaga (24), Mansur Umar (25), dan Ardinsyah Bin Abbas Alis Jumat.

Sementara itu, korban yang ditemukan meninggal adalah Azlan Bin Moja, Amiruddin Bedurre (57), dan Nurhafizah (2).

Adapun korban yang ditemukan tim SAR dari Kabupaten Nunukan jumlahnya 7 orang. Ketujuh korban itu ditemukan tewas.

Mereka adalah Muhammad Nasir bin Salasa alias Aco Labuan (53), Hadra Hadda (40), serta ketiga anaknya, masing masing Muhammad Fais (5), Muhammad Zaki (6) serta Muhammad Hasraf yang baru berusia 9 bulan. Korban lainnya adalah Hasnawati (38) dan Nur Ainun (1). (Sukoco)

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved