BNN Kepri Tangkap Kurir Sabu di Pelabuhan Karimun, Diduga Sabu Sekilo dari Malaysia

BNN Kepri menangkap kuri sabu Malaysia dari Dumai setibanya di Pelabuhan Karimun. Barang bukti sekilo sabu edaran Karimun. Ini penampakannya!

BNN Kepri Tangkap Kurir Sabu di Pelabuhan Karimun, Diduga Sabu Sekilo dari Malaysia
tribunbatam/elhadif putra
Barang bukti sabu sekilo hasil penangkapan kurir di Pelabuhan Tanjungbalai, Selasa (14/2/2017) setibanya dari Dumai 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Seorang pria penumpang kapal fery diamankan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri di Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun, Selasa (14/2/2017) sekitar pukul 13.45 WIB.

Penumpang tersebut merupakan penumpang kapal fery Batam Jet dari Dumai Tujuan Batam. Ia ditangkap saat turun di Tanjungbalai Karimun. Setelah diamankan petugas menemukan satu kilogram bubuk putih yang diduga kuat sebagai narkoba jenis sabu di dalam tas bawaannya.

Kabid Pemberantasan BNNP Kepri, AKBP Bumbung Pramiadi yang turun saat penangkapan menjelaskan sebelum membekuk penumpang dari Dumai, pihaknya terlebih dahulu menangkap tiga orang di Kota Batam. Keempatnya diduga tergabung ke dalam satu jaringan.

"Ada empat orang. Satu dari Dumai dan tiga lagi kita tangkap di jalan. Namun saya belum bisa membeberkan identitas mereka karena masih akan kita kembangkan," kata Bumbung.

Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas, barang bukti yang dibawa pelaku berasal dari Negara Malaysia. Rencananya jaringan ini akan mengedarkan barang haram tersebut di wilayah Kabupaten Karimun.

"Yang dari Dumai ini kurir. Kita belum sampai ke bandar besarnya. Barang itu transit di Dumai baru dibawa ke sini untuk diedarkan," jelasnya.

Dari pantauan di pelabuhan domestik, pelaku diperiksa petugas BNNP Kepri di ruang tunggu VIP. Sekira pukul 15.00 WIB, para pelaku yang dipakaikan sebo dan borgol digiring menuju kapal fery tujuan Batam. Para pelaku selanjutnya dibawa ke Kantor BNNP Kepri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Tangkapan ini adalah yang pertama dilakukan BNNP Kepri di Karimun sepanjang tahun 2017. Sebelumnya, di tahun 2016, BNNP Kepri telah melakukan tiga kali penangkapan di Kabupaten Karimun.

"Sabu yang masuk ke Kepri ini sekitar 95 persennya berasal dari Negara Malaysia. Di Karimun ini banyak yang masuk karena merupakan daerah yang terdekat dengan Malaysia," tambah Bumbung. (*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved