Ditembak Polisi di Kampung Bugis akibat Curanmor, Kadirun Merintih Kesakitan Betisnya Berdarah!

Terlibat kasus curanmor, polisi tembak Kadirun di Kampung Bugis. Kadirun merintih kesakitan betisnya berdarah

Ditembak Polisi di Kampung Bugis akibat Curanmor, Kadirun Merintih Kesakitan Betisnya Berdarah!
halopolisi.com
Ilustrasi curanmor

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJU‎NGPINANG- Dua pelaku pencurian motor diamankan oleh Polres Tanjungpinang Selasa (14/2/2017) sore. Dua pelaku Kadirun (25) dan Rudi (25) ditangkap di kampung Bugis sore tadi.

Kadirun saat diamankan sempat berusaha kabur hingga akhirnya pihaknya menembakan ke kaki pelaku.

"Dia berusaha kabur saat kita amankan. Yang satu kan gak melawan, jadi kita pun tidak lakukan penembakan," ujar Kapolres Tanjungpinan AKBP Joko Bintoro kepada wartawan, Selasa (14/2/2017).

Pelaku melakukan pencurian motor Beat Warna Hitam ‎Bernomor polisi BP 3491 CT milik Yoso warga Gang Melati tak jauh dari kampus Stisipol Tanjungpinang Minggu (12/2/2017). Polres Tanjungpinang yang menerima laporan langsung bergerak melakukan pencarian.

‎"Kita lakukan pencarian setelah mendapat laporan dari korban," ujar Joko Bintoro.

Pelaku Kadirun ditembak di bagian betis kirinya. Nampak pantauan dari Tribun, pelaku tertitah-titah jalan menuju ke Reskrim Polres Tanjungpinang. Nampak pelaku ini merintih kesakitan lantaran luka tembak yang terbalut perban putih.

"Kita masih kembangkan kasus ini. Apakah ada pelaku lain," tambahnya.

Tempat kejadian perkara kasus pencurian dua orang ini menurut kapolres masih satu tempat.
Pihaknya mengaku akan mengambil tindakan tegas kepada pelaku yang mencoba melakukan perlawanan.

"Kita akan ambil tindakan tegas. ‎Bagi mereka para pelaku kejahatan," tutupnya. (*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved