Breaking News:

Pegawai Pemko Ditangkap BNN, Walikota Batam Tak Mau Ambil Pusing. Ini Alasannya

Rudi bahkan mengaku sudah capek, lantaran dalam setiap kali kesempatan apel, dia selalu mewanti-wanti pegawainya agar menjauhi narkoba.

Penulis: Dewi Haryati | Editor: Alfian Zainal
Walikota Batam Muhammad Rudi 

Laporan Tribunnews Batam, Dewi Haryati

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Wali Kota Batam, Rudi, tak ambil pusing dengan penangkapan pegawai Tata Usaha Sekretariat DPRD Kota Batam berinisial MF oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri.

Rudi bahkan mengaku sudah capek, lantaran dalam setiap kali kesempatan apel, dia selalu mewanti-wanti pegawainya agar menjauhi narkoba.

Namun tetap saja ada pegawai yang tersangkut.

"Pembinaan sudah setiap kali kita sampaikan. Saya kira sudah cukuplah," kata Rudi.

Dia selalu mengingatkan pegawainya untuk mengikuti aturan yang berlaku.

Jika tetap tidak mengindahkan, itu menjadi risiko yang harus ditanggung secara pribadi oleh pegawai yang bersangkutan.

"Tiap hari saya imbau. Ikuti aturan, jangan melanggar aturan. Kalau tak mau juga, biar dia diproses," ujar dia.

Dalam kasus ini, Rudi mengatakan, BNNP menetapkan status MF sebagai tersangka.

Sanksinya akan diberhentikan sementara sebagai pegawai.

Statusnya akan semakin jelas setelah ada putusan Pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

"Kalau dari BNN dijadikan tersangka, kita berhentikan sementara. Sudah ada putusan dari pengadilan, kita berhentikan dia," kata Rudi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved