Breaking News:

Soal Listrik Bikin Warga Sepakat Kecamatan Jemaja Barat Mekar. Mau Tahu Alasan Lainnya?

Soal listrik bikin warga sepakat Kecamatan Jemaja Barat dimekarkan. Alasan lainnya? Ini jawaban warga di sana

tribunbatam/septyan mulia rohman
Ilustrasi listrik di Jemaja 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Rencana pemekaran Kecamatan Jemaja Barat belakangan begitu dinantikan masyarakat desa. Tiga desa yang direncanakan akan bergabung yakni Desa Sunggak, Keramut dan Impul saat ini masih tergabung dengan Kecamatan Jemaja serta terpisah pulau dari Pulau Jemaja.

"Rencana pemekaran kecamatan itu begitu dinantikan masyarakat desa, tak terkecuali masyarakat Desa Sunggak," ujar Kepala Desa Sunggak Musmulyadi kepada sejumlah awak media Kamis (16/2/2017).

‎Pemekaran kecamatan baru itu pun, menurutnya tidak hanya memudahkan rentang kendali dalam pelayanan administrasi bagi masyarakat, namun diharapkan juga berdampak pada peningkatan kebutuhan dasar masyarakat di desa itu. Salahsatu yang mereka harapkan, peningkatan listrik ke rumah-rumah masyarakat yang selama ini masih bergantung pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

"Penggunaan PLTS yang merupakan bantuan kementrian ini sudah kami rasakan sejak tahun 2013 kemarin. Namun itu lah, terbatas hanya untuk penerangan saja. Untuk menghidupkan televisi, tidak bisa bertahan lama," bebernya.

‎Mus pun berharap, rencana pemekaran kecamatan ini mendapat dukungan dari semua pihak, tidak hanya dari kabupaten namun juga Pemerintah Provinsi Kepri termasuk Pemerintah Pusat. "Daerah ini kan kepulauan, beda kalau satu daratan. Mungkin hal ini yang bisa menjadi pertimbangan pemangku kebijakan," ujarnya lagi.

‎Usulan pemekaran kecamatan di Anambas ini pun, belakangan tak berjalan mulus. Dari hasil koordinasi antara Pemerintah Daerah ke Provinsi Kepri, rencana pemekaran kecamatan tersebut belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat, karena Pemprov Kepri masih menunggu turunan Undang-Undang 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

"Hasil koordinasi kami dengan biro pemerintahan di Provinsi, mereka masih menunggu arahan dari Pemerintah Pusat. Jadi ditunda terlebih dahulu," ujar Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Setdakab Anambas, Riorizal SY awal Februari 2017 kemarin.

Selain kecamatan Jemaja Barat, dua kecamatan lainnya yang dimekarkan yakni Kecamatan Kute Siantan yang terdiri dari Desa Matak, Payakmaram, Payaklaman, Batu Ampar, Teluk Bayur yang sebelumnya tergabung di Kecamatan Palmatak.

Serta Kecamatan Siantan Utara yang terdiri dari gabungan Desa Mubur, Bayat serta Desa Piasan yang sebelumnya tergabung dalam Kecamatan Palmatak.

‎"Berkas usulan tiga kecamatan ini sudah kami serahkan ke Provinsi sekitar satu bulan yang lalu. Dari provinsi juga telah meneruskan usulan ini kepada kementrian. ‎Selain Anambas, Kabupaten Karimun juga mengusulkan pemekaran kecamatan ke Provinsi," ucapnya lagi. (*)

Penulis: Tyan
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved