Jumat, 10 April 2026

Bayar Rp 7 Juta, Sutikono Hanya Dapat Seragam, Pekerjaan Belum Ada

Seperti yang dialami Sutikno, yang mengaku sudah membayar Rp 7 juta, namun ia baru mendapat seragam, bukan pekerjaan

Editor: Mairi Nandarson
TRIBUNBATAM/IANPERTANIAN
Calon tenaga kerja mendatangi kantor Polsek Sagulung Minggu (19/2/2017) terkait dugaan penipuan yang mereka alami oleh perusahaan penyalur tenaga kerja 

BATAM TRIBUNNEWS.COM BATAM - Sejumlah pekerja yang merasa tertipu PT KAM, yang tak kunjung mempekerjakan mereka mengadu ke Polsek Sagulung, Minggu (19/2/2017).

Sejumlah pekerja mengaku sudah mengeluarkan biaya untuk mendaftar ke perusahaan penyalur tersebut pada Maret 2016 lalu.

Seperti yang dialami Sutikno, yang mengaku sudah membayar Rp 7 juta, namun ia baru mendapat seragam, belum bekerja.

"Saya daftar pada gelombang pertama, bulan Maret 2016, waktu itu saya bayar Rp 7 juta, tetapi sampai kini saya belum bekerja, saya baru diberikan baju seragam,"kata Sutikno kepada Tribun saat ditemui di sela-sela upaya melapor ke Polsek Sagulung.

Beda dengan Sutikno, Zulkifli mengaku baru mendapatkan sepatu, setelah membayar Rp 4 juta.

"Waktu itu saya bayar Rp 4 juta, sampai sekarang belum juga bekerja. Saya baru dapat sepatu kerja,"kata Zulkifli.(*) 

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Senin, 20 Februari 2017

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved