Liga Indonesia

Evaluasi Babak Grup Piala Presiden 2017. Tiga Wasit Diistirahatkan untuk Fase 8 Besar

Keputusan itu diambil penyelenggara mengingat sejumlah keputusan kontroversial wasit pada fase grup

Evaluasi Babak Grup Piala Presiden 2017. Tiga Wasit Diistirahatkan untuk Fase 8 Besar
SUCI RAHAYU/JUARA.NET
Duo pemain belakang Bhayangkara FC, Otavio Dutra dan Indra Kahfi bertanya ke wasit terkait kartu merah untuk Putu Gede (kanan) saat timnya bersua Arema FC pada laga pertama Grup B Piala Presiden 2017 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (5/2/2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak tiga wasit, terdiri dari dua wasit tengah dan seorang hakim garis, bakal diistirahatkan pada babak delapan besar Piala Presiden 2017.

Demikian konfirmasi Ketua Pelaksana Pusat, Iwan Budianto, dalam sesi temu pers seusai pengundian babak delapan besar di Hotel Park Lane, Jakarta Selatan, Selasa (21/2/2017).

Keputusan itu diambil penyelenggara mengingat sejumlah keputusan kontroversial wasit pada fase grup.

Salah satunya yakni gol penyerang Sriwijaya FC, Hilton Moreira, ke gawang Bali United yang dianggap offside.

”Dari 30 pertandingan pada fase penyisihan, kami telah melakukan evaluasi terhadap kinerja wasit. Hasilnya, tiga wasit kami istirahatkan,” kata Iwan.

Akan tetapi, Iwan enggan menyebutkan ketiga nama wasit itu. Hal itu dilakukan demi menjaga nama baik korps baju hitam.

”Kami tidak mau menyebutkan nama-nama mereka. Ini demi integritas seorang wasit di lapangan," ucap dia.

Iwan juga melemparkan keputusan kepada PSSI menyoal hukuman atau jangka waktu skorsing ketiga wasit tersebut untuk kembali memimpin pertandingan.

Sementara itu, terkait apresiasi untuk wasit terbaik ada hadiah uang. Panita Piala Presiden bakal memberikan hadiah uang sebesar Rp 30 juta. (Segaf Abdullah)

Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved