Sebaiknya Anda Tahu

Perbandingan Senjata Nuklir China Vs Amerika, Siapa Yang Lebih Unggul? Ini Jawabannya!

Secara militer dan ekonomi, China terus membuntuti Amerika Serikat. Bagaimana dengan kemampuan teknologi dan persenjatan nuklir keduanya? Ini jawabnya

Perbandingan Senjata Nuklir China Vs Amerika, Siapa Yang Lebih Unggul? Ini Jawabannya!
net
Ilustrasi 

Rencana dibuat dan sekiranya tahun 2031 AS dan China memiliki kapal selam baru yang lebih canggih.

4. Pesawat pembawa nuklir
Misil boleh kalah canggih, tetapi bila kita lihat angkatan udara AS, pesawat pembawa nuklir adalah salah satu aset terbesarnya.

Sebut saja B-2 dan B-52 yang dipersenjatai dengan bom gravitasi dan teknologi siluman.

Kemudian AGM-86 menjadi pesawat pembawa misil nuklir utama bagi B-52.

Disebut sebagai Air Launched Cruise Misil (ALCM) atau misil yang diluncurkan dari udara, kecepatannya bisa mencapai 2.397 km/jam, memiliki muatan 150 kiloton, dan berteknologi siluman.

China sendiri memiliki pesawat H-6K dengan ukuran yang lebih kecil dari B-52 akan tetapi masih kalah dalam jangkauan tempur apabila dibandingkan dengan pesawat-pesawat AS.

5. Program siluman
Kedua negara sedang memberikan perhatiannya pada program pesawat pengebom berteknologi siluman.

USAF sebagai angkatan udara AS berencana untuk menciptakan pengebom siluman B-21 di tahun 2020.

Pesawat bermesin ganda ini lebih kecil dari B-2 yang memiliki berat 200 ton.

B-21 akan dipersenjatai dengan Long Range Stand Off (LRSO), sebuah misil berisi nuklir yang dipergunakan untuk penyerangan jarak jauh.

Dilengkapi dengan intelijen buatan atau AI sehingga memiliki kapabilitas untuk bertahan dari pertahanan musuh.

Sedangkan China ingin menerbangkan pengebom siluman H-20 di estimasi tahun yang kurang lebih sama dengan AS.

Bedanya, pesawat ini memiliki empat mesin dengan ukuran 200 ton dan jangkauan luas apabil ingin melakukan penyerangan.

Apabila dilihat keduanya memiliki kelebihannya masing-masing, misalnya AS di udaran dan China di darat.

Perjanjian Senjata Nuklir telah hadir untuk mematikan penggunaan nuklir sebagai senjata, akan tetapi negara seperti AS dan China tetap menjadi “ancaman” dunia apabila menggunakan senjata pemungkasnya masing-masing.

Kehancuran seakan tak terelakkan dan kiamat pun dapat terjadi apabila perang nuklir terjadi. (Intisarionline)

Editor:
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved