Wanita Ini Tunjuk-tunjuk PNS Cantik yang Pesta Sabu Bareng Sekda, "Puas Kamu, Awas Ya!" Siapa Dia?

Sidang narkoba Sekda Tanggamus nonaktif berlangsung gaduh. Dua perempuan ini tiba-tiba marah sembari menunjuk-nunjuk muka Okta. Ini alasannya!

Wanita Ini Tunjuk-tunjuk PNS Cantik yang Pesta Sabu Bareng Sekda,
Tribun Lampung
PNS cantik yang diduga bersama Sekda Tanggamus saat digerebek petugas BNN Lampung di hotel 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG-Persidangan Sekda Tanggamus nonaktif Mukhlis Basri, Oktarika (PNS Pemprov) dan Doni Lesmana (wiraswasta) terkait penyalahgunaan zat psikotrapika yang digelar di ruang melati Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Selasa (21/02/2017) diwarnai insiden.

Seusai sidang dengan agenda dakwaan, dua perempuan yang merupakan kerabat Mukhlis Basri sempat kesal dengan terdakwa Oktarika.

Bahkan dua perempuan tersebut sempat menunjuk-nunjuk ke arah muka terdakwa Oktarika.

“Awas kamu! Awas kamu ya, inget muka gua,” ujar perempuan kerabat Mukhlis yang mengenakan seragam PNS yang diketahui merupakan mantu dari Mukhlis Basri.

Bahkan bukan hanya perempuan berseragam PNS yang kesal dengan Oktarika, kerabat perempuan Mukhlis lainnya tiba-tiba ikut geram dan menunjuk-nunjuk ke arah muka terdakwa Oktarika yang sedang berjalan ke luar halaman Pengadilan Negeri Tanjung Karang.

“Puas kamu ya! Awas kamu ya,” kata kerabat Mukhlis yang mengenakan baju pink tersebut.

Diketahui jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung mengamankan Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus Muklis Basri bersama Oktarika PNS Provinsi Lampung, anggota DPRD Tanggamus bernama Nurul Irsan, serta dua orang bernama Doni Lesmana, Edi Yusuf, di dua kamar di hotel Emersia, pada 23 Januari 2016.

Mereka ditangkap karena diduga akan menggelar pesta narkoba.

Dari penggeledahan, petugas menemukan empat butir pil happy five di dompet Mukhlis dan kotak perhiasan milik Oktarika seorang PNS Provinsi Lampung.

Dari pemeriksaan akhirnya polisi menetapkan Mukhlis Oktarika, dan Doni Lesmana, untuk dilanjutkan perkaranya sedangkan untuk Edi Yusuf, dan Nurul Irsan, dilepas karena tidak cukup bukti.

Halaman
12
Editor:
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved