Jumat, 24 April 2026

Raja Arab Saudi ke Bali

Selama Kunjungan 10 Menteri dan 25 Pangeran Dampingi Raja Saudi, Ini Agendanya di Indonesia

Selama kunjungan ke Indonesia, termasuk liburan ke Bali, Raja Salman nantinya membawa 10 menteri dan 25 pangeran. Total 800 orang dalam rombongan

tribunbali/Kompas.com
Raja Salman 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR-Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulazis al-Saud, akan berlibur ke Bali sebagai bagian dari rencana kunjungannya ke Indonesia mulai 1 hingga 9 Maret nanti.

Terkait kunjungannya ke Indonesia itu, tim pendahuluan dari Kerajaan Arab Saudi sudah tiba di Bali dan Jakarta untuk mengurusi kargo (barang-barang) rombongan Raja Salman.

Kargo milik Kerajaan Saudi itu diangkut dengan pesawat Saudi Arabian (SV) dan diturunkan di Bandara Halim Perdanakusuman Jakarta serta Bandara I Gusti Ngurah Rai, Badung, sejak 15 Februari lalu.

“Ada sekitar 20 penerbangan Kerajaan Saudi yang akan kami tangani, khusus di Bandara Halim saja,” kata Satriana, station manager PT Jasa Angkasa Semesta (JAS), di Jakarta kemarin.

Sementara General Manajer JAS di Denpasar, Heri Lukmanto, menambahkan Bandara Ngurah Rai akan melayani 9 penerbangan SV.

PT JAS akan menangani ground handling (pengurusan di darat) armada pesawat rombongan Raja Salman.

"Di Halim ada 20 penerbangan terkait rombongan Raja Saudi, dan di Denpasar 9 penerbangan. Kargonya dulu yang datang, mulai 15 Februari 2017 sudah datang. Di Halim berlanjut seperti kemarin. Sampai 27 Februari 2017 yang datang kargonya saja," jelas Corporate Communications PT JAS Martha Lory Fransisca, Selasa (21/2/2017).

Delegasi Raja Saudi sendiri mulai datang di Indonesia pada tanggal 28 Februari 2017.

Sedangkan Raja Salman dijadwalkan akan datang pada 1 Maret 2017.

Total pesawat yang digunakan untuk kargo dan rombongan penumpang dari Saudi itu sebanyak 9 unit.

Sembilan pesawat itu akan melayani 29 penerbangan (flight).

Jenis pesawat rombongan kerajaan Arab Saudi yang ditangani JAS antara lain Boeing B747-400, B747 Freighter, B777, B757 dan B737-800.

Seperti dijelaskan oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung pada Selasa (21/2/2017) lalu,

Raja Salman Bin Abdulazis Al-Saud akan berkunjung ke Indonesia selama 10 hari mulai 1 Maret.

Pada 1-3 Maret, kunjungan Raja Salman bersifat formal kenegaraan, salah-satunya bertemu dengan Presiden Jokowi.

Pada 4-9 Maret, kunjungan bersifat pribadi (private), yakni Raja berlibur bersama keluarga dan rombongannya ke Bali.

Pada kunjungan nanti, Raja Salman akan didampingi 10 menteri dan pejabat negara Arab Saudi lainnya, serta 25 pangeran dengan jumlah total rombongan sekitar 800 orang.

Kunjungan Raja kali ini merupakan peristiwa bersejarah bagi Indonesia, karena terakhir kali Raja Saudi berkunjung ke Indonesia adalah 46 tahun lalu, saat itu masih Raja Faisal.

“Kali terakhir Raja Saudi menjejakkan kaki di Indonesia pada tahun 1970 lalu.

Pada 1-3 Maret, beliau akan melakukan kunjungan kenegaraan di Jakarta untuk meningkatkan hubungan bilateral kedua negara. Sedangkan, sisanya digunakan untuk berlibur di Pulau Dewata,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya di Jakarta, Rabu (22/2/2017).

Arief mengatakan, pihak Kementerian Pariwisata siap menerima kunjungan Raja Salman.

Bahkan, pengamanan yang ketat pun sudah disiapkan. (ask/tribunetwork/dtc)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved