Raja Arab Saudi ke Bali

Ada 29 Penerbangan Khusus Raja Saudi, Lion Air Group Belum Ubah Jadwal Penerbangan ke Bali

Ada 29 penerbangan ke Bali, Lion Air belum ubah jadwal penerbangan ke Denpasar. Inilah alasan di baliknya!

Ada 29 Penerbangan Khusus Raja Saudi, Lion Air Group Belum Ubah Jadwal Penerbangan ke Bali
Tribun Bali/Prima/Dwi S/Istimewa
Tangga motorized atau ekskavator yang khusus digunakan oleh Raja Salman mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma dan Bandara Ngurah Rai, Bali 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Maskapai penerbangan nasional yang tergabung dalam Lion Air Group hingga saat ini ini, belum melakukan perubahan jadwal penerbangan ataupun pengalihan bandara saat Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud ke Indonesia.

"Hingga saat ini, tidak ada perubahan jadwal penerbangan ataupun pengalihan bandara," kata Public Relation Manager Lion Air Group, Andy M. Saladin saat dihubungi, Jakarta, Jumat (24/2/2017).

Menurut Andy, saat kedangan Raja Salman di Indonesia, jumlah penerbangan maskapai Lion Air Group di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sebanyak 38 penerbangan dan Bandara Ngurah Rai, Bali, sebanyak 52 penerbangan ke berbagai daerah.

"Untuk penerbangan di Denpasar ada pesawat Lion, Batik, Malindo, dan Wings Air," ucap Andy.

Kedatangan Raja Salman tersebut rencananya membawa 1.500 orang, 10 menteri, dan 25 pangeran dengan tujuh pesawat berukuran besar atau wide body, yaitu dua unit Boeing 777, satu unit 747 SP, satu unit Boeing 747-300, satu unit Boeing 747-400, satu unit Boeing 757, dan satu unit pesawat Hercules.

Kunjungan kenegaraan Raja Salman akan berlangsung pada 1-3 Maret 2017 di Jakarta melalui Bandara Halim Perdanakusuma dan 4-9 Maret 2017 berada di Bali untuk beristirahat. (*)

Editor:
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved