Menyayat Hati! Ayah dari Satu Keluarga Bunuh Diri di Bali Beberkan Ini! Tangis Iringi Penguburan

Sebelum bunuh diri sekeluarga, sang anak sempat curhat kepada ayahnya soal ini. Beginilah pengakuan sang ayah!

Menyayat Hati! Ayah dari Satu Keluarga Bunuh Diri di Bali Beberkan Ini! Tangis Iringi Penguburan
Tribunbali/Facebook
Sekeluarga bunuh diri 

Ia semakin curiga ketika merasakan sumber bau menyengat itu berasal dari satu kamar yang kosong.

Saat itulah dirinya yakin bahwa anak, menantu dan dua cucunya itu berada di dalamnya.

Ketika pintu berusaha dibuka rupanya terkunci dari dalam.

"Saya dobrak pintunya setelah terbuka keluar bau yang sangat menyengat sekali dari dalam. Saya lihat anak, menantu dan kedua cucu saya sudah tergeletak di lantai," katanya.

Mulut keempatnya semuanya mengeluarkan busa.

Ia sempat meyakini keempatnya masih hidup karena saat disentuh perut cucunya masih terasa panas.

Sementara di sampingnya tergeletak sebuah botol obat pestisida dan dua botol minuman berkarbonasi merek Sprite.

"Botol pestisida itu isinya sudah habis setengah, dua botol Sprite yang satu habis, ada gelas juga. Saya sentuh perutnya masih panas, lalu saya carikan air kelapa," ungkapnya.

Namun saat berusaha meminumkannya, tidak ada satupun dari keempatnya yang bisa meminumnya. Air kelapa itu tumpah dan tidak ada yang berhasil masuk ke dalam tubuh keempatnya.

Dalam kondisi panik, Suardana membangunkan tetangganya, Ni Nyoman Nyempen (31) dan Kadek Joni (35) untuk meminta tolong dicarikan mobil.

Halaman
1234
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved