Warga Tebing Geruduk Kantor Developer, Tuding Limpahan Air Selokan Picu Banjir
Sejumlah warga Kampung Baru, Kecamatan Tebing menggeruduk kantor developer di Karimun. Ini pemicunya
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN –Sejumlah warga Kampung Baru, Kecamatan Tebing menggeruduk kantor sebuah developer perumahan di Kolong, Kecamatan Karimun, Selasa (28/2/2017) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Mereka melancarkan protes setelah limpahan air selokan perumahan tersebut meluap dan memicu rumah warga banjir.
“Iya (warga geruduk kantor developer, red) tapi warga tidak anarkis, hanya mempertanyakan kapan pihak developer akan turun, mengingat permasalahan ini sudah sejak sekitar tujuh tahun lalu mengemuka,” ujar Camat Tebing, Herisa Anugerah, Rabu (1/3/2017).
Baik warga dan pihak developer dikatakan Herisa bersedia duduk bersama membahas persoalan tersebut di kantor Camat Tebing, Rabu siang mulai sekitar pukul 13.00 WIB. Hujan deras melanda Karimun sejak Selasa sore hingga malam.
Akibatnya sejumlah kawasan di Kecamatan Tebing seperti Kelurahan Tebing dan Kapling kebanjiran dengan ketinggian selutut orang dewasa. Bahkan puluhan warga di RT 3 RW 5, Kampung Baru, Tebing terpaksa mengungsi ke musala terdekat.
“Penyebabnya curah hujan tinggi, pada saat yang bersamaan air laut juga naik. Parit kecil dan tidak memadai. Saat ini warga sudah kembali ke rumah masing-masing, banjir sudah surut,” kata Herisa.
Bupati Karimun Aunur Rafiq juga menyempatkan turun ke lokasi yakni Kampung Baru, Tebing melihat kondisi warga. Rafiq saat itu baru saja kembali dari acara penutupan MTQ tingkat Kecamatan Kundur Barat.
“Iya, tadi malam saya langsung turun ke Tebing ketika baru saja pulang dari penutupan MTQ tingkat Kecamatan Kundur,” terang Rafiq. (*)