Temui Dubes Rusia Saat Kampanye Trump, Jaksa Agung AS Dituntut Mundur! Ini Dosa-dosanya!

Ketahuan temui Dubes Rusia, Jaksa Agung pilihan Presiden Amerika Donald Trump dituntut mundur. Ini dosa-dosanya!

CNN News
Jaksa Agung AS, Jeff Sessions didesak mundur karena diketahui telah bertemu dengan Duta Besar Rusia di Washington DC pada saat kampanye kandidat Presiden AS tahun 2016 

Di tahun 2016 itu Sessions bertemu dengan lebih dari 25 duta besar.

Saat sidang konfirmasi di Senat, Sessions ditanya apa yang akan dilakukannya jika ada bukti bahwa ada anggota tim kampanye Trump ternyata melakukan kontak dengan Rusia.

Sessions saat itu menjawab bahwa ia 'tak mengetahui adanya aktivitas semacam itu.'

Dalam pernyataan Rabu (1/3/2017) Sessions mengatakan, "Saya tidak pernah berjumpa pejabat Rusia mana pun untuk membicarakan masalah terkait kampanye. Saya tak tahu apa maksud tuduhan ini. Itu keliru."

Juru bicara departemen kehakiman, Sarah Isgur Flores mengatakan, "sama sekali tak ada yang keliru dengan jawaban-jawabannya."

"Ia ditanyakan tentang adanya komunikasi antara Rusia dan tim kampanye Trump, bukan pertemuan yang dilakukannya sebagai anggota Senat." katanya.

Betapa pun, anggota komite inteljen Kongres dari Partai Demokrat Adam Schiff mentgatakan jika laporan itu akurat, Sessions mesti menarik diri dari penyelidikan yang sedang dilakukan FBI.

Ini bukan pertama kalinya kabinet Trump dilanda persoalan.

Bulan lalu Penasihat Keamanan Nasional, Michael Flynn, dipecat setelah terungkap bahwa ia tak berterus terang kepada Gedung Putih tentang percakapannya dengan Dubes Rusia, yang diduga membahas saknsi terhadap Moskwa.

Pada Rabu, komisi inteljen parlemen juga mengatakan bahwa ketua mereka, politikus Republik, Devin Nunes, dan Schiff, anggota Kongresd, menyetujui dilangsungkannya penyelidikan terhadap keterlibatan Rusia dalam Pemilihan Presiden AS lalu.

Sebelumnya, para senator Republik selalu enggan untuk menyetujui tuntutan seperti itu yang diajukan para politikus Demokrat. (BBCIndonesia)

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved