Polisi Tangkap Ismail di Kos-kosan, Ngaku Jambret di Tujuh TKP. Simpan Barang Bukti di Kosan

Polisi tangkap jambret yang biasa beraksi di Tanjungpinang. Pelaku ditangkap di kos-kosan, ngaku beraksi di 7 TKP. Ini kasus-kasusnya

Polisi Tangkap Ismail di Kos-kosan, Ngaku Jambret di Tujuh TKP. Simpan Barang Bukti di Kosan
shutterstock
Ilustrasi Jambret 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG- Kriminalitas jalanan kembali menghiasi dunia hitam di kota Kota Tanjungpinang. Kali ini Ismail (30) yang menjadi target penangkapan.

Ia merupakan pelaku tindak kejahatan jambret. Sepak terjang didunia jambret telah dikenal banyak orang di Tanjungpinang.

Ia diamankan Polres Tanjungpinang Jumat (3/3/2017) siang. Ismail tertangkap setelah adanya laporan masyarakat yang menjadi korban. Dari situ Polisi mengembangkan informasi dan mendalami penyelidikan untuk mencari tahu sosok dibalik kejahatan yang sangat meresahkan warga Tanjungpinang.

"Ia kita amankan. Tapi masih ada yang akan kita kembangkan untuk kita tangkap lagi," ujar KBO Iptu Edi Endrianis saat dikonfirmasi sore itu.

Ia yakin pelaku memiliki kelompok jambret yang biasa beraksi. Namun ia enggan berkomentar banyak. Informasi dari kepolisian yang dihimpun di Polres Tanjungpinang, Pelaku diamankan di ‎jalaan DI Panjaitan KM 9 di sebuah kos-kosan.

Pelaku diketahui telah tujuh kali beraksi. "Tujuh kali pengakuanya setelah kita cocokan juga dengan beberapa laporan di Polsek. Polsek Tanjungpinang Timur aja ada empat korban yang melapor," tambahnya.

Petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti diantaranya motor Honda Vario BP 3048 AW warna abu-abu dan Jaket warna hitam yang digunakan saat menjalankan aksinya.‎ Sejumlah barang bukti hasil kejahatan belum diketahui secara pasti.

Barang bukti hasil rampasan pelaku lebih banyak mengarah ke Ponsel dan sejumlah uang.‎ Ada empat unit ponsel cerdas berbagai merk. Ada juga barang bukti lain yang diamankan oleh polisi di tempat kosnya.

"Dia profesinya emang jambret. Udah jadi kerjaan. Itu yang baru ketahuan 7, belum yang lain kemungkinan ada. Makanya kita masih selidiki," tambahnya. Pelaku kini pun mendekam di sel tahanan Polres Tanjungpinang. (*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved