Ditinggal Setengah Jam di Engku Putri, Kaca Mobil Sigit Pecah, Barang Berharganya Lenyap

Baru setengah jam ia tinggalkan, saat ia kembali, ternyata kaca mobilnya sudah pecah dan barang-barang berharga yang terletak di dalam mobil lenyap

Ditinggal Setengah Jam di Engku Putri, Kaca Mobil Sigit Pecah, Barang Berharganya Lenyap
Istimewa
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Toyota Agya milik Sigit Purwoko yang diparkirkan di kawasan Engku Putri Batam menjadi target pecah kaca oleh pelaku kejahatan.

Tak heran akibat kejadian tersebut, kerugian sigit diperkirakan mencapai Rp 8 sampai Rp 10 juta.

Sigit yang dikinfirmasi Tribun, Minggu (5/3/2017) sore bercerita. Kejadian tersebut sekitar pukul 07.00 WIB.

"Yang diambil mereka itu tas berisi dompet, handphone 4 buah, uang tunai satu jutaan, ATM, KTP, SIM dan kartu lainnya," ujarnya.

Sigit warga Tiban ini datang ke Engku Putri untuk melakukan senam pagi.

Baru setengah jam ia tinggalkan, saat ia kembali, ternyata kaca mobilnya sudah pecah dan barang-barang berharga yang terletak di dalam mobil langsung lenyap.

"lokasi parkirnya di deretan seberang mesjid. Saat saya mendekat, kaca mobil bagian depan sebelah kiri rusak dan pecah," katanya.

Melihat itu, Sigit langsung mengeck barang-barang berharga miliknya.
Namun, tas yang berisikan barang-barang berharga itu sudah tidak berada lagi di dalam mobil Toyota Agya warna Silver itu.

"Padahal kalau saya lihat, suasana di wilayah sekitar ramai dengan pedagang ataupun lalu lalang orang," katanya.

Atas kejadian itu, kemudian Sigit melaporkan kejadian ini kepada pihak Satpol PP yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Namun ia mendapatkan respon yang kurang memuaskan dari aparat Satpol PP itu.

"Bapak Satpol PP hanya mengelak karena bukan tanggung jawab dia. Dia beralasan, bahwa di Engku Putri merupakan parkir bebas, jadi itu bukan wilayahnya," katanya.

Mendapati respon yang kurang memuaskan, kemudian Sigit bersama dengan istrinya melaporkan kejadian ini ke Polsek Batam Kota.

Di Polsek Batam Kota itu, ia menjelaskan kronologis kejadian ini.

"Saya juga dijelaskan sama bapak polisinya kalau di daerah Engku Putri sekarang ini memang sering terjadi tindakan kriminalitas. Bahkan seringkali terjadi pencongkelan jok motor," katanya.(*)

Penulis:
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved