Dalam Sehari, Dua Santri Al-Zaytun Indramayu Ditemukan Tewas di Kolam Ikan. Ini Kejadiannya

Dalam sehari, dua santri ditemukan tak bernyawa di kolam di Ponpes ini. Berikut kronologis kejadiannya

Dalam Sehari, Dua Santri Al-Zaytun Indramayu Ditemukan Tewas di Kolam Ikan. Ini Kejadiannya
kompas.com/Shutterstock
Ilustrasi 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, CIREBON-Dua orang santri Mahad Al-Zaytun Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, ditemukan tewas tenggelam di kolam ikan Al-Kautsar pada Minggu (5/3/2017) malam.

"Dua santri yang ditemukan sudah tewas itu atas nama Alfian Sidik (14) pelajar kelas 8 MTs Al-Zaytun yang berasal dari Tangerang dan satunya Nurcahyo Pangestu (14) pelajar kelas 8 F MTs Al-Zaytun berasal dari Depok," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus melalui pesan singkat yang diterima di Cirebon, Senin (6/3/2017).

Yusri menyebutkan, kejadian yang terjadi pada hari Minggu itu ada dua kali penemuan, pertama sekitar pukul 15.00 WIB dan yang kedua pada pukul 21.00 WIB.

"Keduanya ditemukan mengambang di kolam ikan Al Kautsar Ponpes Mahad Al-Zaytun," tuturnya.

Sementara itu kronologis kejadiannya yaitu pada hari Sabtu (4/3/2017) sekitar pukul 14.00 WIB bertempat di gedung Ali Ponpes Mahad Al-Zaytun para santri MTs Al-Zaytun sedang melaksanakan latihan pramuka.

Karena cuaca hujan para santri yang berjumlah tujuh santri yaitu, Sultan al Haqi, Fairuz Zein, Andri Wahyu, Muhlis Firdus, Muhammad Riski Alwi Hasbullah, Moh Arya Dwitama dan Alfian Sidik berinisitif pulang ke asrama Al Madani dan menyimpan sepatu, selanjutnya berangkat ke kolam ikan Al Kautsar untuk berenang.

"Sekitar pukul 16.00 WIB Khaerudin yaitu security mengingatkan para santri dengan menggunakan pluit untuk tidak bermain di kolam Al Kautsar selanjutnya para santri pulang ke asrama," ujarnya.

Namun keesokan harinya sekitar pukul 15.00 WIB, ada santri yang melihat sesosok mayat dalam kondisi mengambang dan hanya terlihat bagian kepala.

Kemudian guru yang menerima laporan dari santri melihat ke lokasi kolam ikan Al Kautsar. Setibanya di kolam benar melihat sesosok mayat dalam keadaan mengapung di kolam.

"Dan dilakukan evakuasi korban, selanjutnya mayat korban Alfian dibawa ke Perkhidmatan Kesehatan Al Zaytun untuk dilakukan tindakan pertama," ujarnya.

Kemudian sekitar pukul 20.50 WIB Minggu malam, diperoleh informasi bahwa telah ditemukan kembali siswa mengambang di kolam ikan Al Kautsar.

Selanjutnya sekitar pukul 21.00 WIB Kapolsek beserta anggota dan Sat Reskrim Polres Indramayu meluncur ke TKP dan setelah dilakukan pengecekan, didapati seorang santri dalam kondisi mengambang dan sudah tidak bernyawa.

"Yang kedua itu atas nama Nurcahyo ditemukan tewas mengambang di kolam ikan Al Kautsar," tambahnya.

Kemudian sekitar pukul 22.50 WIB kedua korban dibawa ke RS Bhayangkara Losarang untuk dilakukan visum et repertum. (ant)

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved