Operasi Patkor Malindo 135/17 Malaysia-Indonesia Ditutup di Mako Lantamal-I Belawan

Patkor Malindo akan dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya untuk memberikan rasa aman bagi pengguna jasa laut.

Operasi Patkor Malindo 135/17 Malaysia-Indonesia Ditutup di Mako Lantamal-I Belawan
ist
Delegasi Indonesia dan Malaysia foto bersama saat penutupan Patkor Malindo135/17 di Mako Lantamal-I Belawan, Rabu (8/3/2017). 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM - Setelah dua pekan berlangsung, Operasi Patkor Malindo 135/17 Malaysia-Indonesia (Patkor Malindo) akhirnya ditutup di Markas Komando Pangkalan Utama TNI AL-I (Mako Lantamal-I) Belawan, Rabu (8/3).

Adanya patroli bersama diharapkan para pengguna jasa laut akan lebih taat hukum.

Pembukaan Patkor Malindo 135/17 sebelumnya diadakan di Langkawi Malaysia.

Selama dua pekan berlangsung, TNI AL berhasil memeriksa kapal sebanyak 64 kapal dan melakukan deteksi terhadap kapal yang melintas sebanyak 156 kapal.

Sedangkan Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM) melakukan pemeriksaan kapal sebanyak 70 kapal dan melakukan deteksi 276 kapal.

Delegasi Malaysia yang menghadiri penutupan dipimpin Comander Mohd Syam bin Abdullah, Komandan KD Laksmana Hangnadim Cdr. Mohd Fazri bin Ibrahim dan Komandan KD Ledang Lt Cdr Megat Salman.

Sedangkan delegasi Indonesia dipimpin Dansatgas Patkor Malindo Letkol Laut (P) Bagus Badari Abdullah didampingi Komandan unsur Patkor dibawah Komando Guskamlabar yaitu Komandan KRI Celurit-641 dengan Komandan Komandan KRI Celurit Mayor Laut (P) Waluyo dan Komandan KRI Alamang-644 Mayor Laut (P) Ahmad Ahsan.

Patkor Malindo diperlukan karena posisi Selat Malaka yang sangat strategis merupakan salah satu jalur perdagangan lewat laut terpadat di dunia. Kedua negara sebagai litoral state dituntut mampu menjaga keamanan di perairan tersebut.

Dampak dari era globalisasi tingkat kejahatan dan pola yang dilakukan para penjahat semakin meningkat yang lebih dikenal dengan kejahatan lintas negara atau transnational crime seperti perdagangan manusia, penyelundupan, perompakan/pembajakan, narkoba dan lain-lain.

Untuk mencegah dan sekaligus mengeleminir tindakan kejahatan dilaut ini, pengawasan dapat diwujudkan dengan meningkatkan intensitas patroli laut oleh unsur kedua negara Indoensia dan Malaysia.

Patkor Malindo akan dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya untuk memberikan rasa aman bagi pengguna jasa laut.

Di akhir acara penutupan Patkor Malindo 135/17 dilaksanakan acara ramah tamah yang dihadiri langsung oleh Danlantamal I Laksma TNI Robert Wolter Tappangan

Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved