Korupsi Proyek KTP Elektronik

Ramai Kasus E-KTP, 2 Tahun Lalu Ahok Pernah Ungkap Cerita Mengejutkan di Depan Ratusan Polisi

Hok, ini fraksi ngomong ke gue nih, lu mau dipindahin dari Komisi II. Karena kasus e-KTP, lu itu terlalu galak dan ribut-ribut melulu.

Ramai Kasus E-KTP, 2 Tahun Lalu Ahok Pernah Ungkap Cerita Mengejutkan di Depan Ratusan Polisi
Wartakota
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sidang perdana kasus korupsi megaproyek E-KTP akan segera dimulai, Kamis besok.

Tentu yang membuat kasus ini menarik perhatian publik lantaran akan keluarnya "nama-nama besar" dalam persidangan, sebagaimana yang pernah diungkapkan Ketua KPK, "Semoga tak ada guncangan."

Meski belum ada "pernyataan" resmi tentang siapa saja yang dimaksud, baru-baru ini beredar "screenshoot" di aplikasi media sosial yang berisi nama politisi terkait kasus E-KTP.

Sebut saja Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly.

Bahkan, nama Gubernur DKI Nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pun masuk dalam daftar tersebut.

Semua yang terkait langsung membantah.

Ganjar misalnya, berspekulasi tentang motif politik di balik masalah itu. "Mungkin hawa politiknya tinggi," tuturnya.

Pun demikian dengan Ahok. Saat ditanya wartawan, ia mengatakan, ketika masih menjadi anggota Komisi II DPR RI, dia merupakan orang yang paling keras menolak proyek pengadaan KTP elektronik atau e-KTP.

Ahok mengatakan hal itu untuk mengomentari isu yang menyebutkan dia ikut menerima dana dari pengadaan e-KTP.

"Saya paling keras menolak e-KTP. Saya bilang pakai saja bank pembangunan daerah, semua orang mau bikin KTP pasti ada rekamannya kok. Ngapain habisin Rp 5 triliun."

Halaman
123
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved