Heboh Kasus KTP Elektronik, Ahok Pernah Ditegur Golkar Lewat Nurul Arifin. Begini Katanya

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku paling vokal menolak proyek pengadaan KTP elektronik alias e-KTP, saat menjabat anggota Komisi II DPR RI.

Heboh Kasus KTP Elektronik, Ahok Pernah Ditegur Golkar Lewat Nurul Arifin. Begini Katanya
WARTAKOTA
Nurul Arifin dan Basuki Tjahja Purnama alias Ahok 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KUNINGAN - Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku paling vokal menolak proyek pengadaan KTP elektronik alias e-KTP, saat menjabat anggota Komisi II DPR RI.

Bukan hanya kali ini Ahok bersuara lantang terkait proyek e-KTP. Sekitar pertengahan 2015, Ahok mengaku ditegur Nurul Arifin, koleganya di Partai Golkar, lantaran terlalu keras, hingga akan dipindahkan ke komisi lain.

Saat wartawan mengonfirmasi hal itu kembali, Ahok hanya tertawa.

Baca: Dokumen Dakwaan Mega Korupsi KTP Diduga Bocor, Siapa Pelakunya?

"Ya dulu saya ditawarin, saya mau komisi mana ya sama aja," kata Ahok di sebuah mal di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (8/3/2017).

"Benar Nurul Arifin bilang begitu?" tanya wartawan.

Baca: Soal Kasus e-KTP, Nurul Arifin Enggan Komentari Pernyataan Ahok

"He-he," hanya itu jawaban Ahok.

Dua tahun lalu, Ahok yang masih menjadi kader Golkar menuturkan ada upaya membungkam dirinya saat masih menjadi anggota Komisi II DPR RI.

Sebagaimana pernah dilansir Kompas.com, cerita ini disampaikan Ahok saat dirinya menjadi pembicara dalam Seminar Sespimma Polri, di Balai Agung, Balai Kota, Kamis (11/6/2015).

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved