Sepatu Anak Saya Juga Belum Diberikan Pihak Sekolah. Terpaksa Saya beli Lagi

Anak saya laki-laki. Dia kelas X. Sepatunya juga belum ada. Tapi saya tidak tanya banyak. Saya malas ribut, nanti mengganggu sekolah anak saya

Sepatu Anak Saya Juga Belum Diberikan Pihak Sekolah. Terpaksa Saya beli Lagi
TRIBUNBATAM/THOM LIMAHEKIN
SMK Kelautan dan Perikanan Bintan 

Laporan Tribun Batam Thomm Limahekin

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Vebronius Ivo Ibong ternyata tidak sendirian.

Belasan orangtua wali murid lainnya juga mempertanyakan atribut sekolah anaknya dari SMK Kelautan dan Perikanan Kijang, Bintan.

Hanya saja, mereka tidak secara terang-terangan mempertanyakan hal itu kepada sekolah.

Baca: Wali Murid Keluhkan Sekolah Ini Wajibkan Siswanya Beli 3 Pasang Sepatu. Saya Ini Cuma Supir, Katanya

Baca: Soal Wajib Beli Tiga Sepatu. Kepala Sekolah: Tanyakan Saja ke Yayasan

"Anak saya laki-laki. Dia kelas X. Sepatunya juga belum ada. Tapi saya tidak tanya banyak. Saya malas ribut, nanti mengganggu sekolah anak saya," ucap seorang wanita berjilbab yang enggan menyebut namanya saat ditemui di sekitar SMK Kelautan dan Perikanan.

 Karerna tak kunjung ada sepatunya, ia terpaksa membeli lagi sepatu untuk anaknya itu. 

Wanita tersebut mengaku sempat membayar uang pendaftaran senilai jutaan rupiah.

Namun dia sendiri lupa, berapa persis jumlah uangnya.

"Soalnya saya bayar secara cicil. Jadi saya lupa jumlahnya," aku wanita berjilbab tersebut.

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved