Cium Anak dan Istri, Raja Tjelak Bingung dengan Vonis Hakim. Ini Sebabnya

Padahal, dalam fakta persidangan terungkap bahwa ia tidak terbukti menikmati uang korupsi pengadaan asrama dan mess Pemkab Anambas

Cium Anak dan Istri, Raja Tjelak Bingung dengan Vonis Hakim. Ini Sebabnya
Istimewa
Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Radja Tjelak Nur Djalal dan Mess Pemda Anambas di Tanjungpinang yang menjeratnya. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Raja Tjelak Nur Djalal terlihat lemas dan langsung memeluk istri dan semua anaknya usai persidangan.

Mata merah dan wajah pucat terpancar dari raut wajah mantan Sekda Pemerintah Kabupaten Anambas ini.

Keluar dari ruang sidang, Raja Tjelak didampingi penasehat hukum dan anaknya nampak bingung.

Sesekali ia mondar-mandir di depan pintu pengadilan.

Ucapan sabar juga tak henti disampaikan oleh keluarganya untuk menguatkan hatinya. "Sabar, Pak, sabar," kata keluarganya.

Ia nampak syok dan seolah tak percaya hukuman yang diterimanya lebih berat.

Soalnya, vonis yang diterumanya lebih berat dari dakwaan jaksa.

Raja divonis lima tahun penjara oleh hakim, lebih tinggi enam bulan dari tuntutan jaksa, 4,5 tahun.

Padahal, dalam fakta persidangan terungkap bahwa ia tidak terbukti menikmati uang korupsi pengadaan asrama dan mess Pemkab Anambas di Tanjungpinang tahun 2010 tersebut.

Dalam persidangan itu, Iriaty Khoirul Umah selaku hakim ketua dalam amar putusannya, Senin (13/3/2017) juga mengatakan bahwa pihaknya tidak sependapat dengan JPU yang meminta kerugian negara untuk segera dikembalikan.

"Terdakwa tidak terbukti menikmati kerugian negara sebesar 1,4 miliar sehingga terdakwa tidak dikenakan uang pengganti," kata hakim.

Anehnya lagi, yang menikmati aliran uang dalam kasus itu hanya menjadi saksi. Itupun nilainya tidak banyak.

Lalu, siapa yang menikmati korupsi asrama itu?

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved