Kecelakaan Kerja di PT Sembawang, Perusahaan Harus Bayar Santunan Rp 133 Juta

Perusahaan diwajibkan membayar Rp 133 juta kepada keluarga korban. Perusahaan diberikan waktu selama 14 hari untuk membayar santunan tersebut.

Kecelakaan Kerja di PT Sembawang, Perusahaan Harus Bayar Santunan Rp 133 Juta
ist
Fuad, karyawan PT Karimum Sembawang Shipyard yang tewas terlindas forklif saat berkerja, Jumat (12/3/2017). 

Penghitungan Disnaker Kepri adalah 60%x 80 kali upah berdasarkan UMK, santunan selama dua tahun yang perbulannya Rp 200.000 dan santunan pemakaman. Totalnya sekitar Rp 133 juta.

Tidak hanya Sapuad, ternyata PT Suditiana Karimun juga tidak mendaftarkan Samrizal ke BPJS.

Samrizal yang menggilas tubuh Fuad juga tidak memiliki lisensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).

"Operator ini ternyata memiliki lisensi loader, dan ini sudah satu pelangaran. Kita juga sudah meminta agar perusahaan untuk segera mendaftarkan pekerjanya ke BPJS," katanya.

Sedangkan pelanggaran untuk PT KSS adalah karena melibatkan perusahaan subkontraktor yang tidak memenuhi standar jeminan keselamatan dan kesehatan bagi pekerjanya.

"Semestinya PT KSS memperhatikan persyaratan semua pekerja yang ditempatkan di perusahaannya," kata Ria.

Ria menyebutkan, kecelakaan kerja yang mengakibatkan meninggal dunia adalah yang pertama di tahun 2017 ini.

Ria mengimbau agar perusahaan lain dapat memberikan jaminan keselamatan dan kesehatan pekerjanya.

"Ini seharusnya menjadi contoh bagi seluruh perusahaan," katanya.

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved