BIKIN TERENYUH. Karena Keadaan Begini, Ibu Ini Doakan Dua Anaknya Meninggal Duluan

Mbah Satuni, janda tua yang mendiami sepetak hunian berlantai tanah dengan dinding kayu dan bambu yang telah lapuk dimakan rayap

BIKIN TERENYUH. Karena Keadaan Begini, Ibu Ini Doakan Dua Anaknya Meninggal Duluan
kompas.com/Ari Widodo
Mbah Satuni (79) bersama kedua anaknya yang mengalami gangguan jiwa dan lumpuh, saat ditemui dirumahnya Desa Mlekang RT 06 RW 01 , Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak, Jateng, Kamis (16/3/2017) 

Ia berharap lebih baik anaknya yang gila dan lumpuh mati lebih dulu daripada dirinya.

"Mati lah seng penting kulo reti. Lha nek mati di sini gak popo, asal ojo neng dalan. (Biar meninggal asal saya tahu. Kalau meninggal di sini enggak apa-apa, asal jangan di jalan)," katanya pasrah.

Sementara itu, adik Sunardi yang bernama Kasbun (37) lumpuh dan buta sehingga sama-sama membutuhkan perawatan ekstra.

Ketika masih kuat, Mbah Satuni mencari nafkah dengan menjadi tukang pijat, "Sakniki pun boten kuat tenagane. (Sekarang tenaganya sudah tidak kuat)," keluh Mbah Satuni.

Kini untuk biaya hidup sehari-hari, Mbah Satuni beserta dua anaknya yang lumpuh dan buta hanya mengandalkan belas kasih para tetangga.

Kondisi keluarga Mbah Satuni, menurut Ali Rahmadin, tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Gajah, Demak, kondisinya memang memprihatinkan.

Dia bersama teman-teman dari Program Keluarga Harapan (PKH) mendapati kondisi Mbah Satuni seperti itu, setelah melakukan penyisiran untuk melihat kondisi di lapangan terkait permasalahan sosial.

"Ketika ada permasalahan sosial, kita langsung melakukan penanganan," kata Ali seusai mengantar Kompas.com menemui keluarga Mbah Satuni.

Untuk membantu kehidupan ekonominya, Mbah Satuni telah diusulkan untuk mendapatkan PKH lansia.

"Alhamdulillah, pada tahun 2017 ini Mbah Satuni telah masuk PKH, dananya juga sudah diterimanya," ujarnya.

Sedangkan untuk bedah rumah Mbah Satuni, telah diusulkan ke Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang yang sedang menangani Program Desa Sejahtera Mandiri (DSM) yang digagas oleh Kemensos.

"Ada bantuan untuk program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Semoga rumah Mbah Satuni ini bisa segera diperbaiki. Untuk anaknya, Sunardi, rencananya akan kita bawa ke Rumah Sakit Jiwa," katanya.(*)

Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved