Peluncuran Bright Gas di Batam

Bright Gas 5,5 Kg, Selain Warnanya Cantik, Ternyata Juga Lebih Aman. Ini Kelebihannya

Eldi Hendry mengatakan, produk itu merupakan inovasi elpiji non subsidi Pertamina yang memiliki katup pengaman ganda sehingga dua kali lebih aman.

Bright Gas 5,5 Kg, Selain Warnanya Cantik, Ternyata Juga Lebih Aman. Ini Kelebihannya
Tribun Batam/Argianto DA Nugroho
Peluncuran Bright Gas 5,5 Kilogram di Kepri Mall Batam, Sabtu (18/3/2017) siang. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - PT Pertamina meluncurkan varian produk Bright Gas ukuran 5,5 kg di Kota Batam, Kepulauan Riau.

General Manager Pertamina Marketing Operation I Sumatera bagian Utara Eldi Hendry mengatakan, produk itu merupakan inovasi elpiji non subsidi Pertamina yang memiliki katup pengaman ganda sehingga dua kali lebih aman.

Baca: Pertamina Luncurkan Bright Gas 5,5 Kilogram di Batam. Tabungnya Cantik, Warna Pink

Baca: Tabung Gas 3 Kg Bisa Ditukar dengan Bright Gas 5,5 Kg. Begini Caranya

Fitur keamanan diperkuat dengan tambahan segel resmi hologram dan optical colour switch.

"Selain itu, dengan menggunakan desain yang menarik dan berwarna pink, Pertamina mencoba mendekatkan diri pada konsumen, khususnya ibu rumah tangga," kata Eldi, Sabtu (18/3/2017).

Pada tahap awal, penjualan Bright Gas 5,5 kg diluncurkan pasar sebanyak 6.000 tabung.

Penjualan dilakukan melalui 10 agen dan 300 gerai di penjuru Batam.

Bila respon pasar tinggi, maka pasokan akan ditambah.

Untuk selanjutnya, Pertamina juga akan memperluas pasar Bright Gas 5,5 kg ke Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan dalam tiga bulan ke depan.

"Diharapkan, dengan penyaluran produk elpiji Bright 5,5 kg ini akan mempermudah konsumen untuk mendapatkan produk elpiji yang berkualitas," kata dia.

Warga menukarkan tabung gas 3 kg dengan Bright Gas 5,5 kg saat launching di Kepri Mall Batam, Sabtu (18/3/2017).
Warga menukarkan tabung gas 3 kg dengan Bright Gas 5,5 kg saat launching di Kepri Mall Batam, Sabtu (18/3/2017). (Tribun Batam/Argianto DA Nugroho)

Wali Kota Batam Muhammad Rudi turut mendukung peluncuran produk non subsidi itu.

Ia mengajak masyarakat mampu untuk meninggalkan konsumsi bahan bakar subsidi demi mengurangi beban belanja pemerintah.

"Kalau tidak subsidi, maka Pertamina juga bisa mengeluarkan dana CSR untuk masyarakat. Kalau produk subsidi, tidak ada CSR," kata Rudi.

Editor: Alfian Zainal
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved