Setwapres Kunjungi BP Batam. Ternyata Ini Tujuannya

Pihaknya berharap, agar investasi di Kepri khususnya Batam, dapat menggeliat dengan catatan ekonomi di luar juga membaik

Penulis: Dewi Haryati | Editor: Mairi Nandarson
tribunnews batam/argianto

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Tim Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) Kementerian Sekretaris Negara berkunjung ke Gedung BP Batam, Kamis (23/3/2017).

Tim diketuai Asisten Deputi Industri, Perdagangan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, M Zulkarnain.

Zulkarnain mengatakan, kedatangan untuk mengetahui lebih jauh terkait pengembangan kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (PBPB) Batam, serta sejauh mana peningkatan daya saing industri galangan kapal nasional.

"Sektor industri itu berperan sekitar 60 persen terhadap produk domestic regional bruto Batam.

Industri dipengaruhi oleh perkembangan dunia, sehingga apa yang harus diperbaiki sekarang adalah menyiapkan Batam agar bisa siap di saat perekonomian global kembali baik," kata Zulkarnain dalam rilis Humas BP Batam yang diterima Tribun, Jumat (24/3/2017).

Pihaknya berharap, agar investasi di Kepri khususnya Batam, dapat menggeliat dengan catatan ekonomi di luar juga membaik.

Dalam hal ini pemerintah akan berupaya mendorong pertumbuhan industri terutama Batam yang memiliki industri galangan kapal terbanyak.

"Sekarang BP Batam harus menyiapkan konsep kedepan dengan menata industri-industri terutama galangan agar dapat memberi nilai tambah bagi Kota Batam," ujar Dia.

Kedatangan tim Setwapres itu diterima Wakil Kepala BP Batam, Agus Tjahajana dan jajaran.

Agus menyambut baik kunjungan tersebut.

Ia mengatakan kedatangan tim Sekretariat Wakil Presiden akan membawa sinyal positif bagi perkembangan Batam dan nasional secara keseluruhan, sebagai bahan pertimbangan pusat untuk memutuskan kebijakan percepatan ekonomi.

Ia menjelaskan perkembangan Batam dan Kepri sangat rentan dengan pengaruh turunnya perekonomian dunia.

Menurut Agus, apabila ekonomi dunia mulai membaik pihaknya selalu siap, dan dalam beberapa bulan kedepan pihaknya akan lebih aktif memasarkan Batam keluar.

"BP Batam selalu berupaya untuk terus berakselerasi baik pada sektor galangan maupun lainnya, menciptakan dan memberi nilai tambah bagi Kota Batam dan tentunya akan memberi multi effect bagi daerah sekelilingnya," kata Agus.

Dia menambahkan, BP Batam tetap optimistis dan akan terus memperbaiki sistem yang baru dan sarana serta kenyamanan dan keamanan bagi para pelaku bisnis maupun calon investor.

Setelah dari BP Batam, Tim Sekretariat Wakil Presiden melanjutkan kunjungan ke industri shipyard di Batam. (*)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Sabtu, 25 Maret 2017

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved