Gara-gara Bawa Nanas dan Ubi ke Rumah Sakit, Pejabat Ini Didemo Perpat

Perpat Batam menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Wali Kota Batam, Senin (27/3/2017). Apa isi tuntutan demo tersebut?

TRIBUNBATAM/EFENDI WARDOYO
Sejumlah anggota Perpat Batam melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Wali Kota Batam, Senin (27/3/2017) 

Laporan Wartawan: Efendi Wardoyo

BATAM.TRIBUNNEWS.COM,BATAM - Perpat Batam menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Wali Kota Batam, Senin (27/3/2017).

Demo tersebut dilakukan dengan tuntutan agar Wali Kota memberikan sanksi pada GR, seorang pejabat di lingkungan Pemko Batam yang dinilai melakukan pelecehan terhadap seorang anggota Perpat Batam, belum lama ini.

"Seorang pejabat telah melecehkan dan mencampakkan harga diri. Datang ke rumah sakit membawa nanas dan ubi. Apa itu maksudnya, sedangkan kita tahu nanas itu untuk menggugurkan kandungan," kata orang yang enggan disebutkan namanya tersebut di sela aksi unjuk rasa, Senin (27/3/2017).

Para pengunjuk rasa ini meminta pada pejabat yang bersangkutan agar mempertanggungjawabkan perbuatannya pada salah satu Srikandi Perpat Kota Batam.

Pada pendemo juga mengatakan akan menerobos masuk ke Kantor Wali Kota Batam jika Wako tidak menemui dan mendengarkan aspirasi mereka. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved