"Kami Ingin Bupati Lewat Jalan Itu, Akses ke Puskesmas Siantan Selatan Memprihatinkan

Akses ke Puskesmas di Sintan Selatan memprihatinkan, agar mendapatkan perhatian warga ingin Bupati Anambas atau pejabatnya melintasi jalannya

Tribunbatam/Septyan Mulia Rohman
Warga melintasi jalan ke Puskesmas di Siantan Selatan yang becek 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Kondisi jalan menuju Puskesmas di Kecamatan Siantan Selatan memprihatinkan. Selain jalan yang masih setapak, kondisi jalan yang berkontur tanah yang bisa licin serta becek tidak jarang menjadi keluhan pengguna jalan di sana.

"Jalannya rusak, beberapa bahkan masih tanah sehingga cukup menyulitkan pengguna jalan khususnya yang menggunakan kendaraan bermotor untuk melintas di jalan tersebut," ujar salahseorang warga Kecamatan Siantan Selatan, Santi Jumat (31/3/2017).

Santi yang ditemui di Tarempa pun tidak mengelak, pengguna jalan terjatuh ketika melintasi jalan ini. Bernia menghindari lubang pada jalan tersebut, temannya terjatuh dari sepeda motor ketika menuju Puskesmas tersebut. "Lebih kurang sekitar satu tahun yang lalu. Jalannya kan juga berbukit. Jadi ketika ada turunan, rupanya ada lubang. Saat hendak untuk menghindar, tergelincir karena jalan yang tanah. Sehingga jatuh lah," ungkapnya.

Perhatian dari Pemerintah Daerah melalui instansi terkait, menjadi harapa penting agar jalan menuju Puskesmas tersebut dapat segera mendapat perbaikan. Ia pun tidak mengelak, bila kondisi jalan di sekitar Air Bini memprihatinkan. Ia mencontohkan, jalan utama menuju ibukota Kecamatan Siantan Selatan dari Tarempa yang kini sudah mulus serta bisa dilewati dengan mudah.

"Memang ada beberapa jalan yang kondisinya sudah bagus. Tetapi, tidak ada salahnya bila jalan tersebut dilakukan perbaikan. Kami juga ingin atau pejabat lain di daerah melewati jalan itu, sehingga tahu bagaimana rasanya," harapnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat Kabupaten Kepulauan Anambas ‎Effi Sjuhairi sebelumnya mengklaim telah melakukan monitoring dan evaluasi untuk mengecek kondisi jalan dan jembatan yang ada di Anambas pada Januari 2017 kemarin.

Hanya saja, alokasi anggaran untuk perawatan dan pemeliharaan jalan yang ada di Anambas belum bisa dilakukan pada tahun ini. "Untuk tahun ini anggaran untuk itu belum bisa dianggarkan. Pada prinsipnya, sepanjang jalan rusak meskipun sedikit harus mendapat perbaikan," ujarnya.

‎Effi mengatakan, usulan anggaran hingga Rp 5 miliar untuk tahun 2018 mendatang, bakal dilakukan untuk mempermudah perawatan dan pemeliharaan jalan yang ada di Anambas. Saat ini, terdapat sekitar 300 an kilometer jalan yang tersebar di Anambas.

"Tahun depan kami ajukan anggaran seperti itu. Agar kedepan bisa ‎kita cover. Kita lihat saja realisasinya ke depan," tutupnya. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved