Menyayat Hati! Korban Longsor Ponorogo Mengaku Saksikan Mertua dan Anaknya Terkubur Hidup-hidup!

Menyayat hati! Korban tanah longsor di Ponorogo ini saksikan mertua dan anaknya terkubur hidup-hidup. Ini tangis pilunya!

Menyayat Hati! Korban Longsor Ponorogo Mengaku Saksikan Mertua dan Anaknya Terkubur Hidup-hidup!
surya/rahadian bagus
Korban longsor di Desa Banaean, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (1/4/2017) 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, PONOROGO-Jarum jam menunjukan pukul 23.00, namun pasangan suami istri Kateni (52) dan Ismiatun (47) masih tampak terjaga, Sabtu (1/4/2017).

Keduanya merupakan keluarga korban longsor di Desa Banaean, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo.

"Saya nggak bisa tidur, dengar suara genset ingat suara longsor tadi pagi," kata Kateni, saat ditemui di rumah kepala Desa Banaran, yang menjadi tempat pengungsian sementara, Sabtu (1/4/2017) malam.

Baca: Ngeri! Habis Bunuh Siswa SMA Taruna, Anak Jenderal Ini Bersihkan Pisau Pakai Kaus Rekannya!

Sejumlah korban longsor di Desa Banaran, diungsikan di pengungsian sementara.

Karena listrik mati, untuk menyalakan lampu penerangan menggunakan genset.

Kateni (52) kehilangan putranya Iwandana Suwandi (27) dan ibu kandungnya Katemi (80) pada bencana longsor hari itu. Keduanya terkubur hidup-hidup di dalam rumah.

"Anak saya sedang tidur di kamar," katanya sambil membuka nasi bungkus yang dibagikan relawan.

Kateni mengatakan, masi terekam dengan jelas di pikirannya detik-detik saat rumahnya tertimbun tanah material longsoran.

Saat itu, ia baru saja keluar dari rumah dan berniat pergi ke ladang mencari rumput untuk pakan ternaknya.

Halaman
1234
Editor:
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved