Mellennial

Musik Jazz, Antara Harmonisasi dan Kebebasan Berekspresi

Jazz yang berasal dari Amerika berkembang dari musik penggabungan blues, ragtime, dan band.

Musik Jazz, Antara Harmonisasi dan Kebebasan Berekspresi
TRIBUNBATAM
Mellennial musik jazz 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM - Hari Sabtu (1/4) lalu, Batam dihebohkan dengan acara karnaval musik Wonderful Indonesia yang menghadirkan banyak musisi jazz nasional dan internasional seperti Incognito dari Inggris.

Tak ayal, even ini pastinya digandrungi para Mellenials yang memang meluangkan waktu untuk menonton gelaran jazz internasional yang berlangsung di Swissbell Hotel Harbour Bay Batam.

Jazz kini menjadi satu di antara jenis musik banyak digandrungi kaula muda. Jazz yang berasal dari Amerika berkembang dari musik penggabungan blues, ragtime, dan band.

Jazz memiliki beberapa subgenre seperti dixieland, swing, bebop, hard bop, cool jazz, jazz fusion, dan smooth jazz.

Musisi-musisi jazz ternama di dunia banyak yang lahir dari Amerika, seperti Miles Davis, Jhon Caltrane, Louis Amstrong, Duke Ellington, Charles Mingus, dan lainnya.

Warna musik mereka dijadikan standar jazz dunia atau yang dikenal sebagai real box.

"Jazz itu dinamis, bebas dan itu hanya bisa terjadi di atas panggung. Apa yang di atas dipentaskan tidak bisa diulang kembali. Komposisi belum dibuat sebelumnya, semua dilakukan saat pentas," kata Ray Martosono, musisi jazz dari Bandung di sela-sela acara Jazz Festival. Dia sendiri sudah bermain musik jazz selama 10 tahun.

Yuesef pemain drum dari grup jazz Asaph Experiment menjelaskan bahwa jazz sebagai komunikasi musik antara pemain dalam satu grup. Kolaborasi lewat komunikasi melodi-melodi musik.

"Orang yang biasa mendengarkan musik jazz akan mudah untuk memahami musik jazz itu. Jazz itu bebas jadi bisa masuk ke semua jenis musik. Awalnya sesuai dengan real box lalu secara dadakan akan improvisasi," jelas Ray.

Sebagai pemula yang baru menyukai jazz, ada beberapa hal yang tidak boleh dilewatkan adalah mendengarkan jazz dari yang ringan.

“Mendengarkan musik jazz dalam dosis yang lebih, hingga kamu benar-benar paham dalam ketukan, melodi dan rytemnya. Tahapannya blues rytem, megah, sweet dan riang. Pembagian musik disesuaikan dengan mood,”kata Ray. (*)

Arti Musik Jazz
Musik jazz berkembang pada awal abad ke-20. Musik jazz banyak menggunakan instrumen gitar, trombon, piano, terompet, dan saksofon. Kata "jazz" berasal dari sebuah istilah vulgar yang digunakan untuk aksi seksual.
Sebagian irama dalam musik jazz pernah diasosiasikan dengan rumah-rumah bordir dan perempuan-perempuan dengan reputasi kurang baik. Dalam perjalanannya, jazz menjadi bentuk musik, baik komposisi, improvisasi yang merefleksikan melodibsecara spontan. (*)



Tips Belajar Jazz
1. Menyukai satu tokoh jazz yang disukai
2. Mulai mencintai satu instrumen yang dipegang, satu aliran musik pun tidak masalah.
3. Mulai pelajari tokoh yang disuka. Terbentuk dalam 3M yaitu mencari, mengulik dan menyelesaikan.
4. Cari sesuatu yang kita tidak bisa dari musik jazz, bukan sebaliknya.
5. Jangan menyerah. (*)

Tags
Jazz
musik
Penulis:
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved