Penyanderaan Balita Berujung Maut

Darah Korban Berceceran Di Rumah, Pelaku Dendam Dengan Ernawati, Ini Jawaban Sang Adik!

Darah korban berceceran di TKP, pelaku tewas setelah peluru polisi menghajarnya saat menyandera anak korban

Darah Korban Berceceran Di Rumah, Pelaku Dendam Dengan Ernawati, Ini Jawaban Sang Adik!
TRIBUN KALTIM/JUNISAH
Ernawati dan anaknya Fazri anaknya menjalani perawatan di ruang Anggrek Lantai III RSUD Tarakan, Rabu (5/4/2017) 

Peristiwa penyenderaan paman terhadap kedua keponakan yang masih kecil-kecil bermula sekitar pukul 12.00 Wita.

Baca: Jualan Martabak, Polisi Ini Raup Rp 2 Juta per Malam. Ini Harta Kekayaannya!

Saat itu Ernawati menegur Vulla agar ganti baju supaya tidak sakit. Bukannya ganti baju, usai ditegur Vulla malah masuk ke dapur mengambil pisau.

Tidak lama kemudian, tiba-tiba pisau yang dia dibawa diarahkan ke Ernawati yang sedang menidurkan kedua anaknya di kamar.

Seperti kerasukan setan, Vulla beberapa kali menusuk kakak iparnya itu di bagian lengan, dada, dan paha kiri.

Melihat kondisi Ernawati yang berdarah-darah, Santi, istri Vulla yang juga adik Ernawati langsung berteriak.

Dia berusaha menarik tangan suaminya agar tidak lagi menusuk kakaknya.

"Saya sudah bilang.. Sudah Vulla!, sudah Vulla!. Saya malah didorong ke belakang. Saya melihat kakak saya ditusuk?tusuk beberapa kali sama suami saya. Pokoknya ngeri sekali. Saya sampai tidak sanggup melihat kakak saya seperti itu," ucapnya dengan berlinangan air mata.

Santi sendiri tidak mengetahui apa penyebabnya sampai suaminya tega melukai kakaknya. Padahal selama ini kakaknya sangat baik terhadap dirinya dan sang suami.

Setiap pulang dari menjaga tambak, ia dan suaminya tinggal di rumah kakaknya.

Halaman
123
Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved