Sampah di Tanjungpinang Terus Menumpuk, Baru 6 Kelurahan Miliki Bank Sampah. Ini Curhat Walikota!

Sampah di Tanjungpinang terus menumpuk, baru 6 kelurahan milikmi bank sampah. Ini curhat Walikota Tanjungpinang!

Sampah di Tanjungpinang Terus Menumpuk, Baru 6 Kelurahan Miliki Bank Sampah. Ini Curhat Walikota!
Tribunbatam/M Ikhwan
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG- Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengatakan peningkatan volume sampah di Kota Tanjungpinang cukup signifikan.

Pada tahun 2013, tercatat jumlah tinbunan sampah di Kota Tanjungpinang sebanyak 54.310 ton. Kemudian pada tahun 2016 meningkat menjadi 61.326 ton.

Baca: Cantiknya Istri Siri Tersangka Megakorupsi e-KTP Andi Narogong, Ini Nama dan Penampakannya!

Baca: Heboh! Tertangkap Kamera Andhika Pratama Lagi Gituin Ariel Tatum, Ini Fotonya!

"Ini menunjukkan terjadi kenaikan sebesar 12,91 person selama tiga tahun ini. Atau sekitar 4,3 persen pertahun," kata Lis pada saat menghadiri acara Gerakan Bersih Sampah dan Penanaman Pohon

dalam Rangka Hari Peduli Sampah Nasional 2017 tingkat Kota Tanjungpinan, di SMP 16 Kota Tanjungpinang, Kamis (6/4/2017).

Menurut Lis jumlah timbunan sampah tersebut akan terus bertambah setiap tahunnya. Hal ini berkaitan erat dengan bertambahnya penduduk di Kota Tanjungpinang.

Untuk itu penanganan masalah sampah perlu dikelola dengan baik dan penuh tanggung jawab agar tidak menimbulkan pencemaran lingkungan.

"Ini kondisinya kan sudah luar biasa. Jadi semuanya harus diantisipasi bersama. Pemerintah dan masyarakat juga. Jadi tahun ini kita canangkan menjadi tahun peduli lingkungan," katanya.

Menurut Lis, sistem pengolahan sampah di Kota Tanjunpinang saat ini memang masih menggunakan konsep tradisional yang menganut konsep, kumpul, angkut dan buang. Sistem ini masih terus digunakan karena masyarakat belum mengetahui cara pengelolaan sampah dengan baik. Sehingga terjadi penumpukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ganet.

Pada 2016 dari 61.326 ton timbunan sampah baru 24.890 ton yang terangkut ke TPA. Sementara terdapat 59,41 persen atau 36.432 ton sampah yang berasal dari sampah Rumah Tangga, Perdagangan dan Jasa yang belum terkumpul di TPS dan terangkut ke TPA. (*)

Berita Terkait Baca Harian Tribun Batam Edisi Jumat (7/4/2017)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved