Breaking News:

24 Kubik Sampah Laut Tanjungpinang Diangkut Ke TPA, Itu Sudah Banyak Pak Wali?

Dinas Perumahan Tanjungpinang mengklaim sedikitnya 24 kubik sampah laut Tanjungpinang sudah terambil dan dibuang ke TPA. Bagaimana Pak Wali?

Penulis: | Editor:
24 Kubik Sampah Laut Tanjungpinang Diangkut Ke TPA, Itu Sudah Banyak Pak Wali?
Tribunbatam/M Ikhwan
Suasana pengambilan sampah laut di Tanjungpinang

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG- Dinas Perumahan Rakyat, Pemukiman, Pertamanan, dan Kebersihan (Perkim) Kota Tanjungpinang fokus membersihkan sampah laut sepekan ini. Kegiatan bersih-bersih sampah laut tersebut dilaksanakan sejak Senin (3/4) lalu. Puluhan petugas Dinas Perkim tampak bertungkus lumus membersihkan sampah laut itu.

Baca: Terbongkar! Inilah Wanita Otak Begal Yang Bunuh Bella Dengan Sadis

Baca: Heboh! Cantiknya Istri Bandar Narkoba Beromzet Rp 1,2 Triliun, Ternyata Dia Bisnis Begini

Baca: Edan! 3 Pria Ini Cabuli Bergilir Gadis Penjaga Kedai Kopi, Pelaku Robek Celana Korban

Kabid Pengelolaan Informasi dan Saluran Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang Teguh Susanto mengatakan kotornya perairan di sekitar Pasar Baru lebih disebabkan oleh kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga dan memelihara kebersihan laut.

"Sebelumnya lintas OPD telah punya jadwal gotong royong untuk membersihkan sampah laut di kawasan pasar. Namun selang beberapa waktu saja, sampah yang terutama berasal dari pasar kembali memenuhi perairan sekitarnya. Kesadaran dan partisipasi masyarakat sepertinya masih kurang. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama," kata Teguh, Jumat (7/4/2017) dalam rilisnya ke Tribun.

Menurtnya gerakan gerakan bersih lingkungan dari perairan Pelantar 2 dan sekitarnya sepekan ini telah mampu mengumpulkan sampah 24 kubik yang selanjutnya diangkut ke TPA. Kebanyakan sampah pelastik.

Namun sampah yang berada di perairan sekitar pasar itu juga belum sepenuhnya bersih. Karena sebagian sampah sudah menyatu dan tertimbun tanah.

"Pemerintah Kota Tanjungpinang mengimbau kepada seluruh pedagang dan masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir untuk tidak membuang sampah ke laut. Karena seberapa intens pun kegiatan bersih lingkungan yang dilaksanakan oleh dinas terkait, tidak akan mencapai hasil optimal jika masyarakat masih saja membuang sampah ke laut," katanya. (*)

Berita Terkait Baca Harian Tribun Batam Edisi Sabtu (8/4/2017)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved