Warga Tiangau di Anambas Harus Keluar Desa dan Naik Bukit untuk Dapatkan Sinyal Ponsel

Pria yang akrab disapa Taspin ini mengatakan, Base Tranceiver Station (BTS) yang ada di desa itu tidak banyak membuat perubahan kualitas telekomunikas

Warga Tiangau di Anambas Harus Keluar Desa dan Naik Bukit untuk Dapatkan Sinyal Ponsel
Istimewa
ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - ‎Kondisi sinyal ponsel di Desa Tiangau Kecamatan Siantan Selatan, Anambas kini memprihatinkan.

Meski berada satu daratan dengan Pulau Siantan, namun ratusan masyarakat yang bermukim di desa ini, tidak bisa mendapat layanan telekomunikasi dengan baik.

"Lebih kurang seminggu terakhir kami harus keluar desa dan naik perbukitan untuk mendapatkan sinyal," ujar Taspinedi, seorang warga satu di Desa Tiangau, Minggu (9/4/2017).

Pria yang akrab disapa Taspin ini mengatakan, Base Tranceiver Station (BTS) yang ada di desa itu tidak banyak membuat perubahan kualitas telekomunikasi.

Dia berharap, ‎ada perbaikan sehingga kualitas layanan telekomunikasi masyarakat Desa Tiangau dapat kembali normal.

"Mau tidak mau harus keluar desa dulu, baru mendapat sinyal. Seperti saya ini lah, ketika di Tarempa, baru mengaktifkan telepon genggam," ungkapnya.(*)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Senin, 10 April 2017

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved